IQNA

14:39 - January 08, 2019
Berita ID: 3472799
SUDAN (IQNA) - 40 organisasi dan lembaga hak asasi manusia dari 12 negara Arab mengutuk penindasan demonstran di Sudan dan menuntut agar pemerintah menanggapi tuntutan mereka.

Menurut laporan IQNA dilansir dari Manama Post, 40 organisasi dan lembaga HAM dari 12 negara Arab telah mengeluarkan pernyataan bersama mengutuk tindakan keras terhadap kebebasan publik dan hak asasi manusia di Sudan, yang mengakibatkan kematian lebih dari 40 warga negara dan penangkapan ratusan demonstran.

Organisasi-organisasi hukum ini juga menyerukan pembebasan segera para tahanan dan tuntutan sah rakyat Sudan untuk realisasi kesetaraan dan keadilan sosial.

Dalam pernyataan itu, disamping menyatakan keprihatinan atas tindakan keras pemerintah terhadap protes damai di Khartoum dan kota-kota lain sebagai protes atas krisis ekonomi, kekacauan politik dan pelanggaran berat hak asasi manusia, menekankan bahwa sejumlah demonstrasi yang diadakan di pelbagai kota Sudan, adalah bagian dari kebebasan berekspresi yang telah diisyaratkan dalam deklarasi universal HAM dan kovenan internasional tentang hak sipil, politik dan konstitusi Sudan.

Demikian juga, organisasi-organisasi hukum ini meminta pemerintah Sudan untuk mengakhiri semua bentuk kekerasan dalam konfrontasi dengan demonstrasi dan aksi damai serta meminta Pelapor Khusus PBB agar memasuki negara ini untuk mengetahui kebenaran.

Selain itu, para dosen di Universitas Khartoum, Ahad (6/1) sebagai protes atas kebijakan ekonomi Omar al-Bashir, berkumpul di kampus universitas dan menekankan demo sipil untuk memecat presiden. Para dosen berusaha untuk meninggalkan kawasan kampus universitas, yang akhirnya 14 dari mereka ditangkap.

 

http://iqna.ir/fa/news/3779088

 

 

 

Kunci-kunci: Sudan ، Respon ، Lembaga HAM ، Pemerintah Sudan
Nama:
Email:
* Komentar Anda: