IQNA

18:00 - March 09, 2019
Berita ID: 3472954
GAZA (IQNA) - Gerakan Muqawamah Islam di Palestina, Hamas hari ini dengan mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa Israel tidak punya pilihan selain menghapus blokade Gaza.

Menurut laporan IQNA dilansir dari situs Anadolu, Juru Bicara Gerakan Hamas, Abdul Latif al-Qanou dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan pada hari Jumat menyatakan bahwa demonstrasi damai kembali akan terus berlanjut dengan keyakinan dan otoritas penuh, dan pendudukan Zionis tidak punya pilihan selain memenuhi tuntutan bangsa kita untuk menghapus blokade.

“Para perempuan Palestina, seperti masa lalu, hadir dalam perjuangan dan revolusi bangsa kita melawan penjajah dan syahid di jalan ini, ditangkap dan terluka dan akan tetap di jalan ini sampai kemenangan dan kebebasan,” imbuhnya.

Aktivis Palestina, di sisi lain, telah mengeluarkan pernyataan di berbagai media menyusul demonstrasi besar-besaran dengan tema "Jum’at Kasrul Man’i" (Jum’at mengalahkan penindasan) di Baitul Maqdis menentang tindakan penindasan rezim Zionis.

Demonstrasi itu dilakukan dalam rangka menjelaskan protes dan kemarahan terhadap tindakan represif rezim Zionis dalam mengasingkan para penjaga dan pejabat Masjidil Aqsha dari masjid dan mencegah partisipasi dalam salat Jumat.

Sheikh Abdul Azim Salhab, Kepala organisasi wakaf Islam Quds dan Syaikh Najih Bakirat, wakilnya dan sejumlah warga Palestina lainnya, baru-baru ini diasingkan oleh rezim Zionis, dan beberapa penjaga Masjidil Aqsha, yang pada pekan lalu memprotes pengasingan pejabat Palestina yang melakukan pembukaan mushalla Bab al-Rahmah, yang telah ditutup sejak tahun 2003 sampai sekarang, juga diasingkan.

Di sisi lain, Pusat Informasi Palestina mengatakan bahwa Majelis Tinggi Nasional penyelenggaraan demo kembali dan menghancurkan blokade lewat sebuah himbauan menyerukan kehadiran besar-besaran warga Palestina dalam demonstrasi hari ini.

Dikarenakan bertepatan dengan Hari Perempuan Dunia, demonstrasi hari ini,  diselenggarakan dengan slogan "Perempuan Palestina".

Merujuk pada demo kembali terus berlanjut sampai terealisaikan tujuan-tujuannya, delegasi ini mengatakan bahwa demonstrasi ini adalah benteng yang kokoh terhadap semua rencana dan konspirasi terhadap masalah Palestina dan sumber harapan seluruh warga Palestina.

Demonstrasi kembali besar-besaran telah dimulai sejak 30 Maret tahun lalu, dan sejauh ini 257 orang telah syahid dan sekitar 29 ribu lainnya terluka dimana ratusan dari mereka sangat kritis.

http://iqna.ir/fa/news/3796151

Kunci-kunci: Gaza ، Hamas ، Israel ، Blokade
Nama:
Email:
* Komentar Anda: