IQNA

Kemunduran Umat Islam dalam Berbagai Ilmu Pengetahuan Bukti Jauhnya Mereka dari Spirit Al Quran

16:43 - April 20, 2007
Berita ID: 1538315
Ayatullah Hasyimi Rafsanjani: Jika umat Islam ingin mengikuti ajaran Islam, maka mereka seharusnya menyandarkan dirinya pada ilmu pengetahuan yang diajarkan oleh Tuhan. sungguh aneh jika dunia Islam mengalami keterpurukan dalam berbagai ilmu pengetahuan. jelas hal ini merupakan bukti jauhnya mereka dari ajaran Al Quran.
Iqna: Khatib Jumat Tehran menyampaikan hal itu pada khotbah Jumatnya hari ini dan memulai khotbahnya dengan menerangkan sistem pemerintahan Islami sejak zaman Nabi yang selalunya berporos pada Al Quran.

Beliau juga menjelaskan beberapa ayat dari surah Al 'Alaq dengan mengatakan, bahwa surah tersebut menjelaskan secara detail tentang beberapa hal yang berhubungan dengan akidah, pandangan dunia dan prinsip-prinsip kepemimpinan.

Dalam beberapa ayatnya tambah beliau juga diterangkan tentang insanologi yang merupakan sebuah pembahasan yang sangat penting dalam kaitannya dengan sistem pemerintahan Islam.

Di awal surah itu Allah menjelaskan bahwa Dia yakni Tuhan adalah sumber segala sesuatu. Dia adalah Tuhan yang Esa yang sekaligus sebagai pendidik dan pengajar kemudian Dia juga pencipta segala sesuatu. setelah itu ayat-ayat berikutnya menjelaskan tentang kenabian dan kepemimpinan.

Jika umat Islam ingin mengikuti ajaran Islam, maka mereka seharusnya menyandarkan dirinya pada ilmu pengetahuan yang diajarkan oleh Tuhan. inilah rahasianya mengapa ayat-ayat ini merupakan ayat awal-awal yang diturunkan, karena sungguh cukup menjadi pegangan dan petunjuk setiap manusia. Sungguh aneh bila dunia Islam mengalami keterpurukan dalam berbagai ilmu pengetahuan. jelas hal ini merupakan bukti jauhnya mereka dari ajaran Al Quran.


Dengan diturunkannya ayat itu pada awal-awal dakwah dan kemudian Allah memberikan beberapa aturan, dapat dipahami bahwa Islam berkeinginan untuk mencetak manusia saleh, mukmin dan selalu bergerak menuju kesempurnaan mengikuti ajaran Tuhan.

Beliau selanjutnya menegaskan, bahwa manusia kemudian terbagi menjadi dua kelompok; kelompok pertama yang sombong dan merasa tidak terikat dengan Tuhan dan kelompok kedua yang merasa selalu bergantung pada Tuhan. kemudian ayat selanjutnya menerangkan tentang dua hal penting yang merupakan cabang agama, yaitu perintah untuk bertakwa yang lebih tinggi dari amar makruf dan yang kedua mencegah kemunkaran.


Pada khotbah ke dua sang Ayatullah menyinggung tentang beberapa hari besar yang akan diperingati, diantaranya hari Militer yang ditetapkan oleh Imam, tragedi jatuhnya pesawat musuh di gurun pasir Tabas, hari pekerja dan hari gugurnya Ustadz Murteza Mutahhari sebagai hari guru. kemudian beliau menjelaskan tentang posisi dan peran GURU dalam revolusi dan pasca revolusi dalam rangka mencetak para kader masa depan. beliau juga menharap kepada para petinggi negara yang mengurus bidang kebudayaan dan pendidikan agar memperhatikan kesejahteraan para guru dan mencari solusi atas berbagai kesulitan dan problema yang mereka hadapi.

Pada akhir khotbah Ayatullah Hasyimi juga menjelaskan tentang krisis yang terjadi di Irak, Palestina, Lebanon dan Afganistan dengan sebuah kesimpulan, bahwa para penjajah, khususnya Amerika tidak berhasil dalam segala usahanya, bahkan mereka sudah kehilangan kewibawaan dan hari demi hari mereka akan lebih merasakan kesulitan dan kekalahan.

captcha