IQNA

Asosiasi Polisi Muslim Inggris Menyebut Israel Sebagai Organisasi Teroris

4:42 - June 09, 2026
Berita ID: 3483716
IQNA - Dalam sebuah dokumen kebijakan yang kontroversial, Asosiasi Polisi Muslim Inggris menyebut Israel sebagai sebuah organisasi teroris.

Menurut Iqna mengutip Al-Balad, sebuah dokumen kebijakan yang diterbitkan oleh Asosiasi Nasional Polisi Muslim (NAMP) di Inggris telah memicu kontroversi luas setelah digambarkan sebagai hal yang berisi posisi anti-Israel dan mengkhawatirkan.

Menurut surat kabar Inggris Daily Mail, dokumen tersebut, yang kemudian dihapus dari internet, menggambarkan rezim Zionis sebagai "organisasi teroris Zionis", menganggap Zionisme sebagai manifestasi "kebencian terhadap Muslim", dan mempertanyakan beberapa narasi terkait serangan 7 Oktober 2013, menyebutnya "tidak berdasar".

Dokumen tersebut juga merujuk pada apa yang digambarkan sebagai "penggunaan Holocaust yang tidak tepat" dalam menggambarkan konflik Israel-Palestina, yang menuai kritik keras dari organisasi-organisasi Yahudi yang melihat posisi tersebut sebagai hal yang melampaui batas kritik politik dan ancaman terhadap imparsialitas lembaga keamanan.

Kampanye Melawan Antisemitisme di Inggris menyatakan keprihatinan atas publikasi dokumen tersebut di platform yang terkait dengan kepolisian, dan menyerukan penyelidikan resmi dan pertanggungjawaban bagi mereka yang bertanggung jawab atas penyusunan dan publikasinya.

Di sisi lain, organisasi-organisasi Yahudi di Inggris memperingatkan bahwa publikasi materi semacam itu di kalangan kepolisian dapat memengaruhi kepercayaan komunitas Yahudi terhadap lembaga penegak hukum, dan menyerukan kepada pihak berwenang terkait untuk mengklarifikasi bagaimana dokumen tersebut disiapkan dan didistribusikan serta untuk memastikan bahwa dokumen tersebut tidak digunakan di masa mendatang. (HRY)

 

4356865

Kunci-kunci: asosiasi ، polisi ، muslim inggris ، israel ، Organisasi ، teroris
captcha