IQNA - Pameran "Warisan Islam Rusia: Masyarakat dan Tradisi" dibuka pada Sabtu malam di Masjid Agung Moskow dalam sebuah acara yang dihadiri oleh pimpinan Administrasi Keagamaan Muslim Rusia, sejumlah duta besar dan diplomat dari negara-negara Islam, serta para pejabat dari republik berpenduduk mayoritas Muslim, Tatarstan.
Menurut Iqna melansir sumber-sumber Rusia, pameran yang berlangsung di lantai empat Masjid Agung Moskow hingga 27 Agustus ini menampilkan sejarah penerbitan Al-Quran, budaya perbukuan, warisan sejarah, seni dekoratif dan terapan, serta seni rupa umat Muslim Rusia.
Saat mengunjungi pameran tersebut, Kazem Jalali, Duta Besar Iran untuk Moskow, mengatakan: "Menurut tradisi yang diyakini oleh umat Muslim Rusia sendiri, Islam masuk ke Rusia sekitar 1.100 tahun yang lalu, dan umat Muslim secara nyata telah mengakar di negara ini selama berabad-abad."
“Terlepas dari sikap para penguasa negara ini di era Uni Soviet terkait ekstremisme agama, agama Islam tetap bertahan di Rusia, dan setelah periode tersebut, banyak masjid dibangun,” tambahnya.
Jalali menyatakan, saat ini, para penganut agama-agama Ibrahimi di Rusia hidup dalam harmoni dan berdampingan satu sama lain, dan agama Islam telah berkembang sangat pesat di negara ini; hal ini terlihat dari pelaksanaan salat Idulfitri dan Iduladha di Moskow setiap tahunnya yang dihadiri oleh sekitar 500.000 - 700.000 orang.
Syekh Rawil Gaynetdin, Mufti Agung dan Kepala Administrasi Keagamaan Muslim Rusia, juga mengatakan dalam acara tersebut: "Para pengunjung Pameran Warisan Islam Rusia akan mengenal budaya masyarakat Muslim di berbagai wilayah negara ini, termasuk wilayah Volga, Kaukasus, dan Siberia."
Irada Ayupova, Menteri Kebudayaan Republik Tatarstan, Rusia, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Mufti Agung Rusia atas penyelenggaraan MTQ Internasional di Kazan pada bulan April 2026. Ia menyatakan kepuasannya atas penyelenggaraan Pameran Warisan Islam Rusia di Masjid Agung Moskow.
Konstantin Blazhenov, Wakil Kepala Departemen Kebijakan Nasional dan Hubungan Antarwilayah Moskow, juga menyatakan bahwa umat Muslim memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk citra budaya ibu kota Rusia, seraya menekankan partisipasi aktif pemerintah Moskow dalam melestarikan warisan budaya komunitas Muslim di ibu kota tersebut.
Pameran "Warisan Islam Rusia: Masyarakat dan Tradisi" dibuka menjelang peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad (saw) dan Pekan Persatuan. (HRY)