IQNA

10:44 - August 26, 2026
Berita ID: 3484094

Apresiasi Seni Kaligrafi Alquran dan Kiswah Ka'bah di Arab Saudi

IQNA - Aidh bin Muhammad Al-Obeid, seorang kaligrafer dan penulis kaligrafi Alquran serta ayat-ayat wahyu pada kiswah Ka'bah yang ternama asal Arab Saudi, menerima penghargaan dalam sebuah acara di Aula Sastra Muhammad Al-Hamid di kota Abha, Arab Saudi.

Apresiasi seni kaligrafi Alquran

Menurut Iqna melansir Al Jazeera, dalam acara tersebut sang kaligrafer menceritakan pengalaman pribadinya menekuni seni kaligrafi Arab dan mengungkapkan bahwa bakatnya bermula ketika gurunya memberikan hukuman berupa tugas menulis surah Yasin sebanyak lima kali dengan tetap memperhatikan kaidah tajwid dan sesuai dengan teks Alquran.

Ia adalah anggota Asosiasi Ilmiah Kaligrafi Arab, anggota pendiri Pusat Kaligrafi Arab Ibn Bawab (Cabang Wilayah Asir dari Yayasan Raja Abdulaziz), konsultan kaligrafi Arab di Universitas Amir Noura, serta ahli resmi di bidang kaligrafi Arab.

Al-Obeid juga mendapat manfaat dari kehadiran sejumlah ahli kaligrafi Arab Islam serta Mokhtar Alim Shaqdar -kaligrafer yang menulis kaligrafi pada kiswah Ka'bah- dan menerima ijazah (sertifikat) kaligrafi dari mereka.

Dalam acara tersebut, ia menyoroti keterkaitan antara perkembangan kaligrafi Arab dan penulisan Alquran, seraya menyatakan bahwa kaligrafi Arab telah melalui berbagai tahapan -baik dari segi teknik kaligrafi, proses pemberian harakat, maupun bentuk- yang pada akhirnya melahirkan beragam aliran dan gaya yang khas sepanjang sejarah Islam.

Al-Obeid menyebutkan sosok kaligrafer Alquran, Syekh Uthman Thaha, yang ia temui musim panas lalu di sebuah pameran kaligrafi Arab di wilayah Baha.

Saat menjelaskan metode penulisan ayat-ayat Alquran pada kiswah Ka'bah, sang kaligrafer mengatakan: "Setiap bagian ditulis secara terpisah lalu disambungkan dengan bagian berikutnya hingga membentuk tampilan yang utuh."

Al-Obeid berkata: "Kiswah pertama Ka'bah pada era Saudi disiapkan pada tahun 1347 H".

Seraya menyatakan bahwa perkembangan kaligrafi Arab telah melestarikan Alquran bagi kita, ia berkata: "Mushaf Madinah memiliki keunikan karena setiap halamannya berakhir tepat pada akhir ayat, dan mushaf ini direvisi serta diperiksa berdasarkan rasmul khat Utsmani."

Di akhir acara, pihak penyelenggara memberikan kenang-kenangan kepada Aidh bin Muhammad Al-Obeid, dan ia pun menyerahkan contoh karya-karyanya kepada mereka. (HRY)

 

4371663

captcha