IQNA

12:58 - August 31, 2026
Berita ID: 3484118
Sekjen Majma Jahani Taqrib Mazahib Islam:

Model Lima Langkah untuk Mewujudkan Persatuan Islam dari Teori ke Praktik

IQNA - Saat memaparkan model lima langkah dasar dalam gagasan persatuan Islam, Hujjatul Islam wal Muslimin Hamid Shahriari menyatakan, untuk mengubah teori apa pun menjadi tindakan nyata, tahapan konseptualisasi, pengorganisasian, diskursus di kalangan elite, pembangunan jejaring sosial, serta pada akhirnya mobilisasi dan aksi di lapangan harus dilalui; sebuah model yang menjadi acuan Republik Islam Iran dalam membawa persatuan dari sekadar slogan menuju tahap perlawanan yang konkret.

Sekjen Majma Jahani Taqrib Mazahib Islam

Menurut Iqna, Hujjatul Islam wal Muslimin Hamid Shahriari -Sekretaris Jenderal Majma Jahani Taqrib Mazahib Islam- dalam acara penutupan Konferensi Internasional Persatuan Islam yang digelar pada hari Minggu, 30 Agustus, dengan dihadiri oleh para cendekiawan dan tamu dari berbagai negara, menyampaikan ucapan selamat atas peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad (saw) dan Imam Ja'far as-Shadiq (as). Ia juga memaparkan model keberhasilan Republik Islam dalam upaya menyatukan dunia Islam dan menyatakan bahwa apa yang kita saksikan saat ini dalam bentuk solidaritas Islam merupakan hasil dari model strategis yang telah dijalankan secara bertahap hingga akhirnya terwujud nyata.

Sembari menyatakan bahwa langkah pertama adalah konseptualisasi dan simbolisasi (branding), ia menambahkan: "Istilah 'persatuan Islam' pertama kali dimunculkan, karakteristik serta dimensinya dirumuskan, dan melalui puluhan ceramah serta penjelasan teoretis, gagasan tersebut menjadi konsep yang dikenal luas dan mengakar kuat dalam benak banyak orang. Sekadar mengajukan konsep teoretis saja tidaklah cukup, dan gerakan perorangan pun tidak akan mampu mewujudkannya secara nyata. Oleh karena itu, pada langkah kedua, agenda pengorganisasian dan pembentukan tim pun ditetapkan, dan Majma Jahani Taqrib Mazahib Islam didirikan lebih dari tiga dekade yang lalu guna menindaklanjuti teori tersebut secara operasional dan kelembagaan."

Hujjatul Islam wal Muslimin Shahriari memandang pembangunan wacana di kalangan elite sebagai langkah ketiga dari model ini dan menjelaskan: "Tujuannya adalah agar gagasan ini tidak hanya disuarakan dari satu pihak saja, melainkan agar kalangan elite, pemikir, dan cendekiawan dunia Islam sendiri yang menghasilkan konten serta menafsirkan ulang konsep ini. Saat ini, kita melihat tanda-tanda penyebaran wacana tersebut melalui pembentukan lembaga-lembaga seperti Majelis Hukama Muslim di Mesir, penyelenggaraan konferensi internasional di Arab Saudi, serta pertemuan para cendekiawan di Turki—yang semuanya mengindikasikan kembalinya dan meluasnya pesan ini di dunia Islam."

Merujuk pada langkah keempat yang bertajuk Networking (membangun jejaring), ia menyatakan: "Untuk menyampaikan pesan dari kalangan elite kepada masyarakat luas, kita memerlukan sarana komunikasi serta tokoh-tokoh sosial yang berpengaruh; oleh karena itu, pemanfaatan kapasitas aktivis media dan propagandis internasional yang memiliki jangkauan audiens jutaan orang untuk menghubungkan kalangan elite dengan masyarakat umum telah masuk dalam agenda."

Sekretaris Jenderal Majma Jahani Taqrib Mazahib Islam menekankan bahwa persatuan memiliki dua dimensi -negatif dan positif- seraya mengatakan: "Dalam dimensi negatif, hal-hal seperti menghindari penghinaan terhadap situs-situs suci serta menghormati kesucian jiwa, harta, dan kehormatan umat Islam didasarkan pada fatwa otoritas keagamaan dan tradisi kedua mazhab. Namun, dalam dimensi positif, persatuan harus diwujudkan melalui pemberian layanan, sinergi nyata, dan penyelesaian berbagai persoalan umat Islam."

Seraya menyatakan bahwa dukungan menyeluruh bagi rakyat Palestina yang tertindas merupakan simbol nyata persatuan Islam dalam tindakan, ia menegaskan: "Dukungan terhadap Gaza serta pembekalan front perlawanan di Palestina dan Lebanon dilakukan berdasarkan kewajiban agama dan kemanusiaan untuk menentang penindasan dan pendudukan". (HRY)

 

4372857

captcha