IQNA

12:48 - September 07, 2026
Berita ID: 3484156
Pusat Riset Islam Mesir:

Al-Azhar Menentang Pencetakan Al-Quran yang Menyalahi Kaidah Rasmul Khat Utsmani

IQNA - Akademi Riset Islam Al-Azhar Mesir mengumumkan bahwa lembaga tersebut tidak akan menerbitkan izin apa pun untuk pencetakan atau pendistribusian Al-Quran yang melanggar ketentuan rasmul khat Utsmani yang disetujui oleh Al-Azhar.

Rasmul Khat Usmani

Menurut Iqna melansir Ahwal, Akademi Riset Islam Mesir yang berafiliasi dengan Al-Azhar mengumumkan bahwa pusat tersebut tidak memberikan izin apa pun untuk mencetak atau mendistribusikan salinan Al-Quran yang bertentangan dengan ketentuan yang telah ditetapkan dan disetujui oleh Al-Azhar.

Akademi tersebut menegaskan bahwa metode pencetakan mushaf Al-Quran oleh Al-Azhar didasarkan pada kepatuhan terhadap kaidah rasmul khat Utsmani yang telah baku (diwariskan secara turun-temurun) dan dipraktikkan selama berabad-abad di seluruh dunia Islam.

Pernyataan akademi tersebut menyebutkan bahwa Al-Azhar tidak menyetujui penerbitan mushaf Al-Quran mana pun yang menyimpang dari tradisi warisan tersebut.

Akademi tersebut mengakui adanya berbagai riwayat yang menyebutkan beberapa nama untuk sejumlah surah dalam Al-Quran, serta menyatakan bahwa pendekatan yang mereka terapkan didasarkan pada kaidah khat Utsmani yang telah dipraktikkan secara turun-temurun.

Akademi tersebut menekankan pentingnya untuk tidak mengaitkan nama Al-Azhar dengan materi apa pun yang berkaitan dengan pencetakan atau penyebaran Al-Quran tanpa berkonsultasi dengan pusat ini dan memastikan keaslian cetakan Al-Quran tersebut.

Hal ini terjadi di tengah merebaknya kontroversi di media sosial baru-baru ini, menyusul laporan media mengenai rencana penerbitan versi baru Al-Quran yang akan mengubah nama surah Al-Isra menjadi "Bani Israel"; versi tersebut juga diklaim telah dikirimkan ke Al-Azhar untuk mendapatkan persetujuan dan verifikasi.

Dalam konteks ini, Dr. Abdul Fattah al-Awari -mantan Dekan Fakultas Teologi Universitas Al-Azhar sekaligus anggota Akademi Riset Islam- menegaskan bahwa Al-Azhar tidak pernah dan tidak akan pernah mengabaikan Al-Quran, karena memandangnya sebagai teks Islam paling suci serta wahyu yang terjaga dari kesalahan dan dilindungi oleh Allah swt.

Al-Awari menekankan bahwa upaya menjaga dan memelihara Kitab Allah merupakan inti dari misi Al-Azhar serta tanggung jawab ilmiah dan keagamaannya untuk menangkal segala upaya yang bertujuan menimbulkan kebingungan atau menyebarkan informasi keliru mengenai Al-Quran. (HRY)

 

4374074

Kunci-kunci: Pusat ، riset ، islam ، mesir ، Khat ، utsmani
captcha