IQNA - Arsitektur Islam dan alam yang asri di Museum Al-Quran, yang terletak di Kawasan Budaya Hira di Makkah, menciptakan lanskap yang harmonis dan menenangkan, serta memberikan sentuhan istimewa pada ruang museum tersebut.
Menurut Iqna melansir Vas, di berbagai bagian museum terlihat elemen-elemen arsitektur yang terinspirasi oleh semangat arsitektur Islam, termasuk lengkungan, struktur kubah, garis-garis melengkung, serta permukaan dengan tekstur alami dan warna-warna yang menenangkan. Pepohonan dan tanaman yang rimbun juga dipadukan dengan elemen-elemen tersebut untuk menciptakan perpaduan arsitektur dan alam yang memikat mata.
Pepohonan yang cabangnya menjalar ke seluruh ruang museum menghadirkan suasana damai bagi para pengunjung, sementara pencahayaan yang presisi pada elemen arsitektur dan tanaman -dengan menciptakan permainan bayangan cahaya yang beragam pada dinding, lengkungan, dan pepohonan- memberikan kedalaman visual serta keindahan lebih pada ruang museum tersebut.
Perpaduan antara arsitektur dan ruang hijau merupakan bagian dari identitas museum; warna-warna bernuansa alam pada elemen arsitektur diselaraskan dengan hijaunya pepohonan, sementara jalur sirkulasi dan ruang aktivitas ditempatkan di antaranya. Desain ini mengubah kunjungan ke museum menjadi lebih dari sekadar melihat-lihat karya seni, melainkan sebuah kesempatan untuk berinteraksi dengan ruang yang memadukan keindahan arsitektur dan alam.
Museum Al-Quran merupakan salah satu bagian terpenting dari Kawasan Budaya Hira yang terletak di lereng Gunung Hira. Museum ini merupakan museum khusus Al-Quran pertama di Makkah yang berlokasi tepat di samping gunung tersebut, serta menampilkan keagungan, kedudukan global, dan pengaruh Al-Quran dalam kehidupan umat Islam.
Dengan memanfaatkan teknologi modern dan tampilan interaktif, museum ini memperkenalkan pengunjung pada proses pewahyuan, penyusunan, penulisan, dan pencetakan Al-Quran, serta upaya umat Islam dalam melestarikan dan menyebarluaskannya sepanjang sejarah.
Museum ini juga menyimpan koleksi manuskrip langka, mushaf Al-Quran bersejarah, serta karya seni Islam dan kaligrafi Arab. Perpaduan antara arsitektur Islam, alam yang asri, dan tata cahaya turut menciptakan suasana yang tenang dan penuh perenungan bagi para pengunjung. (HRY)