IQNA

12:18 - September 12, 2026
Berita ID: 3484183

Penerbitan Album Ensiklopedis Empat Bahasa yang Pertama Masjid-masjid di Bulgaria

IQNA - Dewan Mufti Islam Bulgaria telah menerbitkan sebuah album foto komprehensif yang bersifat ensiklopedis dalam empat bahasa; buku ini mendokumentasikan 140 masjid serta merinci sejarah, ciri arsitektur, tahapan pemugaran, dan kegiatan keagamaan yang berlangsung saat ini di masjid-masjid tersebut.

Penerbitan Album ensiklopedia

Menurut Iqna melansir Muslims Around the World, album ini disajikan dalam format berkualitas tinggi yang menampilkan foto-foto profesional masjid-masjid tersebut, disertai informasi mengenai sejarah, arsitektur, dan pemugaran setiap lokasi, serta kegiatan keagamaan terkini di dalamnya.

Materi album ini disajikan dalam empat bahasa—Bulgaria, Turki, Inggris, dan Arab—yang memungkinkan para peneliti dan pembaca memperoleh wawasan mengenai sebagian sejarah arsitektur Islam di Bulgaria.

Album ini merupakan hasil proyek lapangan selama dua tahun, di mana sebuah tim dari lembaga kepemimpinan Islam Bulgaria berkeliling ke berbagai kota dan desa di negara tersebut untuk mengunjungi serta memotret 278 masjid; pada akhirnya, 140 di antaranya dipilih untuk dimuat dalam album ini.

 Signifikansi karya ini terletak pada pendekatannya yang tidak memandang masjid sekadar sebagai monumen arsitektural yang terlepas dari komunitasnya; sebaliknya, karya ini menyajikan sejarah bangunan tersebut bersandingan dengan kondisinya saat ini—mencakup aspek arsitektur, ornamen, pemugaran, serta kegiatan keagamaannya.

Ensiklopedia visual ini menyajikan nilai masjid sebagai elemen lanskap budaya dan sosial komunitas Muslim di Bulgaria - sebuah tempat di mana ibadah, pendidikan, dan ikatan sosial menyatu.

Dalam album yang komprehensif ini, kisah mengenai 140 masjid tersebut melampaui sekadar foto dan ringkasan; karya ini justru menyajikan interpretasi visual atas warisan Islam yang hadir di jantung Eropa. Pada hakikatnya, ini adalah sebuah proyek dokumenter yang mengubah masjid menjadi titik temu - antara sejarah, tempat, dan manusia, serta antara ingatan, kenyataan, dan masa depan. (HRY)

 

4375266

captcha