IQNA

19:06 - April 21, 2019
Berita ID: 3473060
SRI LANKA (IQNA) - Beberapa sumber berita mengumumkan bahwa para korban yang terjadi dalam ledakan gereja dan hotel di Sri Lanka telah mencapai jumlah 129 orang.

Menurut laporan IQNA dilansir dari kantor berita Arab 48; 129 orang tewas dan ratusan lainnya terluka dalam serangkaian ledakan yang menargetkan dua gereja dan dua hotel di Sri Lanka pagi dini hari ini (21 April 2019).

Ledakan itu terjadi ketika para pengikut Kristen sedang melakukan ritus hari raya Paskah.

Beberapa sumber lokal mengatakan minggu lalu polisi memperingatkan orang-orang Kristen tentang penargetan gereja-gereja pada hari Paskah.

Kantor berita Sputnik Rusia juga dalam hal ini melaporkan: Ledakan-ledakan itu menargetkan dua gereja dan dua hotel di Kolombo, ibukota Sri Lanka, dan sumber berita melaporkan  sejumlah orang yang tewas dalam ledakan tersebut.

Menurut laporan itu, Gereja St. Anthony di kota Kichikada, Sri Lanka (Kolombo), begitu juga Gereja Katowapity di Katana menjadi target peledakan. Menurut pernyataan polisi Sri Lanka, ada juga ledakan terjadi di Hotel Shangri-La dan Kingbridge di ibukota negara ini.

Kantor berita Associated Press juga mengenai ledakan-ledakan mematikan Sri Lanka melaporkan: Ledakan-ledakan yang terjadi di Kolombo (ibukota), Ngombo, yang mayoritas adalah orang Kristen dan kota Baticalua di timur, sampai saat ini belum ada satu kelompokpun yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Sementara berbagai sumber berita melaporkan statistik yang berbeda dari para korban insiden di Sri Lanka hari ini, tetapi statistik terbesar media-media dan kantor berita telah melaporkan bahwa lebih dari 100 orang tewas dalam insiden tersebut.

 

http://iqna.ir/fa/news/3805321

Nama:
Email:
* Komentar Anda: