IQNA

Fanatisme Keterlaluan Terhadap Muslimin Belanda

9:51 - May 22, 2012
Berita ID: 2331341
Tim internasional: hasil jajak pendapat akhir-akhir ini membuktikan bahwa umat Islam di Belanda diperlakukan secara diskriminatif oleh pemerintah setempat.
Menurut laporan IQNA, menukil dari Press TV, lima puluh delapan persen peserta jajak pendapat menyatakan bahwa pemerintah dan penduduk Belanda bersikap diskriminatif terhadap umat Islam pendatang di negeri itu dari pada umat beragama lain.
Dua persen lainnya menyatakan tidak tahu, dan empat puluh persen lagi menyatakan pemerintah bersikap adil.
Jajak pendapat yang melibatkan 700 umat Islam baik secara langsung maupun via telefon.
Kebanyakan Muslimin Belanda adalah para imigran resmi dari Turki dan Maroko.
Setelah bermukim selama lima tahun di Belanda, mereka mendapatkan kewarganegaraan dengan sendirinya dan berhak untuk mengikuti pemilu setempat.
Meskipun begitu sebagian dari mereka merasa pemerintah tetap memperlakukan mereka secara diskriminatif.
Sebuah lembaga internasional akhir-akhir ini sempat mengkritik Belanda atas tindakan diskriminatifnya terhadap umat Islam, khususnya dalam dunia pendidikan.
Belgia, Perancis, Spanyol, Swiss, juga mendapatkan kritikan yang sama. Kritikan tersebut bertumpu pada aturan anti diskriminasi Eropa.
1013079
captcha