
Selain mentilawah Alquran, ia telah menghafal 10 juz Alquran dan bernazar untuk menghafal seluruh Alquran, namun dalam operasi medan pertempuran bernama Muslim bin Aqil, ia terluka parah dan tidak dapat menyelesaikan tugas tersebut.
Selain mentilawah dan menghafal Alquran, sang syahid ini juga memanfaatkan seni yang bertemakan keagamaan, ia ahli kaligrafi dan seni lukis serta biasa melukis gambar para syuhada.
Syahid Mohammad Salehi akhirnya menjadi martir pada pertengahan Isfand 1362 HS, pada usia 20 tahun, dalam operasi Kheybar di Pulau Majnoon, dan jenazahnya ditemukan 18 tahun kemudian, yaitu dua tahun setelah kematian ibunya, yang menunggunya sampai akhir hayatnya.
Mengingat Kongres Nasional Syuhada ibukota kedua telah dimulai pada tanggal 22 Januari dan akan berlanjut hingga tanggal 1 Februari, maka pada kesempatan ini setiap hari diadakan tilawah salah satu syahid qari Alquran dari kota Teheran, yang diorganisir oleh Organisasi Quran dan Tentara Basij Muhammad Rasulullah saw Teheran Besar dan tersedia untuk Iqna dan diterbitkan.
Lebih lanjut, tilawah sang syahid dari ayat 48 - 49 surah Al-Anfal telah diunggah. (HRY)