
Menurut Iqna, stan Kementerian Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan Saudi dalam pameran edisi ini menampilkan karya-karya yang diterbitkan oleh Kompleks Percetakan Alquran Raja Fahd dan membagikan Mushaf Al-Madinah An-Nabawiyyah dalam huruf Braille, khususnya untuk penyandang tunanetra, kepada para pengunjung.
Alquran ini adalah salah satu karya yang diterbitkan oleh Kompleks Percetakan Alquran Raja Fahd, yang ditunjuk oleh kompleks tersebut untuk diberikan kepada pengunjung pameran. Alquran Braille Mushaf Al-Madinah An-Nabawiyyah dirancang sesuai dengan sistem titik-titik penting sehingga penyandang tunanetra dapat membaca ayat-ayat Alquran ini dengan sentuhan, dan urutan serta susunan ayat-ayatnya tetap terjaga di dalamnya.
Alquran ini telah mempermudah pembacaan bagi para penyandang tunanetra dan memungkinkan mereka untuk membaca Alquran sesuai dengan metode yang kredibel dan disetujui.
Sementara itu Kementerian Urusan Islam Saudi sebelumnya telah menyumbangkan 50.000 eksemplar Alquran dalam berbagai ukuran kepada pengunjung pameran.
Pameran Buku Internasional Kairo ke-57 dimulai pada 23 Januari 2026 di Pusat Pameran Internasional Mesir dan akan berlangsung hingga 3 Februari 2026.
"Satu jam jeda membaca; beberapa abad keterbelakangan" adalah slogan edisi pameran kali ini, dan 1.457 penerbit dari 83 negara telah berpartisipasi dalam acara tersebut. (HRY)