Iqna merilis laporan dari situs “Muhith” menyebutkan, konferensi ini dihadiri oleh 300 peserta dari kalangan guru agama, para peneliti dan mahasiswa dari berbagai negara Islam.
Mu’jizat keilmuan ayat al-Qur’an melalui fenomena-fenomena alam, keberadaan, penciptaan manusia dari tanah, gempa, perputaran bumi mengelilingi matahari, malam dan siang, adalah topik-topik yang akan dibahas dalam konferensi ini.
Para peserta dalam konferensi internasional ini mencontohkan berbagai mukzijat keilmuan al-Quran dalam sunnah Nabawi pada periode setelah Nabi saaw, telah menyingkap keutamaan dari sisi keilmuan dengan memaparkan sandaran dalil di masa kehidupan Nabi Muhammad saw.
Topik lain yang dibahas dalam konferensi ini, adalah pengaruh mukjizat keilmuan al-Quran dan sunnah atas non muslim, khususnya kepada para ilmuwan dan cendikiawan dari Perguruan Tinggi Barat
Pada akhir konferensi ini, menempatkan sisi keilmuan al-Quran dan sunnah dalam kitab-kitab pelajaran di tingkat Sekolah-sekolah Dasar dan menekankan upaya penyusunan dan penerjemahan mukjizat ini ke dalam berbagai bahasa.
368858