IQNA

Metode penafsiran dengan bahasa isyarat di Ghaza

13:02 - July 21, 2012
Berita ID: 2373623
Tim Internasional: Untuk pertama kalinya metode penafsiran Qur'an dengan bahasa Isyarat dipakai berbarengan dengan dimulainya tahun ajaran baru di Ghaza.
Metode tersebut digunakan untuk mengajarkan materi-materi tafsir Al-Qur'an untuk para lansia tuli yang tinggal di Ghaza. Sektiar 200 peserta hadir dalam kelas-kelas tafsir dengan bahasa isyarat ini. Selain itu, pusat-pusat pendidikan Qur'ani di Ghaza juga mengadakan training pengajaran tafsir dengan metode tersebut kepada para guru Qur'an setempat untuk dipraktekkan di seluruh penjuru Palestina. Untuk pertama kalinya proyek pengajaran dengan metode tersebut dimulai oleh Yayasan Syaikh Ied bin Muhammad Ali Tsani di Qatar. Berdasarkan laporan berita ini, ada sekitar 10 juta tuna rungu di dunia Islam, yang mana 10 ribu di antaranya berada di Ghaza. Sumber: Aljazira 1056638
captcha