
Menurut Iqna, Hujjatul Islam wal Muslimin Hamidreza Arbab Soleimani, kepala Pameran Alquran Internasional ke-33, mengatakan pada konferensi pers Pameran Alquran saat meluncurkan poster untuk edisi ini: "Kita berkumpul pada malam menjelang bulan Ramadhan dan Pameran Alquran Internasional ke-33, bukan hanya untuk memperkenalkan event Alquran, tetapi juga untuk meninjau kembali hubungan dan keterikatan historis; hubungan historis suatu bangsa dengan Alquran dan keterikatan rakyat Iran yang mulia terhadap kitab suci ini."
Wakil Menteri dan Kepala Pusat Tertinggi Alquran dan Itrah Kementerian Kebudayaan dan Bimbingan Islam menyatakan: "Dari perspektif ini, slogan tahun ini, "Iran di bawah perlindungan Alquran", memiliki makna. Slogan ini bukan hanya sekadar judul, tetapi juga orientasi peradaban dan pilar identitas. Alquran adalah poros solidaritas nasional dan otoritas budaya kita, dan kita tidak boleh melupakan hakikat ini."
Waktu, Tempat, dan Proses Pelaksanaan
Arbab Soleimani mengumumkan: “Pameran Alquran Internasional ke-33 akan diadakan, dengan rahmat Allah, mulai tanggal 20 Februari hingga awal-awal Maret di Shabestan utama Mosalla Imam Khomeini (qs) di Teheran dari pukul 16.00 hingga 13.00” waktu setempat.
Tujuan Strategis Pameran

Ia menyebutkan beberapa tujuan strategis pameran sebagai berikut: perhatian khusus pada institusi keluarga dengan tujuan memublikasikan gaya hidup Islam-Iran; perhatian khusus pada isu Itrah di samping Alquran dan mendedikasikan bagian-bagian untuk Nahjul Balaghah, Sahifah Sajjadiyah, Mahdisme dan Ghadir; perhatian pada diplomasi Alquran dengan mengundang para cendekiawan, seniman dan aktivis dari dunia Islam dan memanfaatkan teknologi baru dan kapasitas berbasis pengetahuan.
“Pameran Alquran merupakan kesempatan untuk memperkenalkan Alquran, para aktivis Alquran, mentransfer pengalaman, dan mempresentasikan pencapaian baru di bidang Alquran dan turunannya dengan lebih baik, serta dapat menjadi platform untuk memperkenalkan karya-karya ini di tingkat nasional dan internasional,” tegas Arbab Soleimani.
16 Negara Berpartisipasi dalam Bagian Internasional
Asghar Amirnia, Wakil Presiden Eksekutif Pameran Alquran Internasional ke-33, juga mengatakan mengenai program dan bagian dari bagian internasional: “Pertemuan Alquran Teheran akan diadakan dengan kehadiran delapan ulama dan 12 seniman asing. Selain itu, seniman dan ulama dari Indonesia, Mesir, Oman, Kuwait, Turki, Pakistan, Bahrain, Tiongkok, Afghanistan, Aljazair, Rumania, Irak, Bosnia, Kazakhstan, dan Tunisia telah mengumumkan kesediaan mereka untuk berpartisipasi dalam pameran tersebut, dan menurut penyelenggara, belum ada undangan yang dibatalkan hingga saat ini”. (HRY)