Ayatullah Jawadi Amuli, Guru Besar Tafsir Hauzah Ilmiyah Qom dalam pertemuannya dengan para ketua divisi dan anggota pelaksana program 1441 musim panas tahun ini menegaskan hal itu dan menambahkan, bahwa di dalam Al Quran Allah SWT menjelaskan tiga bentuk cara manusia berhubungan dan berdialog dengan Tuhan; secara langsung, dari balik tabir dan melalui pengutusan para Nabi as.
Cara pertama dan ke dua di luar kemampuan kebanyakan kita, namun cara ke tiga dapat di lakukan oleh semua kita yaitu dengan menelaah kiab suci Al Quran yang ada di tengah-tengah kita dan mencari tahu apa yang diinginkan oleh Tuhan dari kita. Tuhan pasti bisa berbicara dengan semua manusia, jika manusia di dunia tidak mendengar dan tidak mau memahami pembicaraan dan firman Tuhan, maka di akhiratpun ia akan dibangkitkan dalam keadaan tuli dan buta, sebagaimana dijelaskan dalam ayat al Quran dan hadits-hadits, tambahnya.
Imam dan khatib Jumat kota Qom ini selanjutnya menjelaskan, bahwa ciri-ciri yang dapat kita ketahui, bahwa manusia telah mendengar firman Tuhan adalah dengan memperhatikan tindak tanduk dan amalan kesehariannya, jika ia dapat berdiri kokoh menghadapi berbagai gangguan dan rintangan dunia, maka berarti ia telah mendengar dan "jatuh hati" pada firman Tuhan.
Begitu juga, lanjutnya, di saat manusia dapat menjaga dirinya dari berbagai godaan setan untuk tidak terjerumus pada dosa dan pelanggaran pada-Nya, maka ia berarti telah mendengarkan firman Tuhan.
Menurutnya, Radio dan TV Iran saat ini memiliki tugas yang berat dan memiliki sensitifitas yang tinggi dalam kehidupan dan budaya masyarakat. Duniapun saat ini sedang mengalami kehausan unuk mendengar firman-firman Tuhan. mereka telah merasa bosan dan capek dengan berbagai kesesatan dan dekadensi. Saat ini Radio dan TV Iran dengan segala fasilias dan kemampuan yang dimilikinya bisa menghilangkan kehausan tersebut, karenanya beliau mengharap para direktur dan mereka yang memiliki tugas berat di Radio dan TV Iran dapat melakukan tugas mereka dengan baik dan sungguh-sungguh.
Beliau juga mengingatkan, bahwa darah suci para syuhada yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan RII harus menjadi motivaor kuat untuk melaksanakan tugas ini ditambah dengan berbagai fasilias materi dan non materi, termasuk keberadaan para ulama dan intelektual yang penuh dengan kesadaran dan wawasan, khususnya pemimpin spiritual tertinggi Iran, Imam Ali Khamenei yang semua itu menjadi modal besar untuk melaksanakan tugas yang Anda di pundak kalian, tegasnya.
Mufassir nomer wahid di Hauzah Ilmiyah ini juga mengharapkan pihak pengelola Radio dan TV unuk memberikan apresiasi yang selayaknya kepada para mufassir Al Qurans, seperti Hojjatul Islam Wal Muslimin Muhsin Qara ati yang akan memberikan dampak yang sangat besar dalam pembinaan masyarakat.
Sebagaimana beliau juga menjelaskan betapa pentingnya menggunakan berbagai fasilitas dan metode untuk menyampaikan dakwah secara lebih efektif. Al Quran mencerritakan tentang Nabi Musa yang walaupun beliau seorang Nabi dan Rasul namun di saat akan mengajak Fir'aun untuk menjadi orang yang mengesakan Tuhan beliau memohon kepada Allah agar diizinkan mengajak Nabi Harun yang lebih fasih dalam berbicara dan berdakwah.
Pada peremuan itu ketua pelaksanana program 1441 musim panas tahun ini juga melaporkan tentang berbagai program yang dilakukan.
153566