IQNA

Membaca Al Quran Haruslah Menjadi Mukaddimah Untuk Menciptakan Atmosfir Al Quran di Tengah Masyarakat

12:00 - September 14, 2007
Berita ID: 1581356
Imam Ali Khamenei: Al Quran adalah khazanah terkahir maknawi manusia yang diturunkan oleh Tuhan kepada seorang manusia yang paling dipercaya dalam rangka memberikan kebahagiaan abadi bagi mereka yang berusaha untuk merenung dan menjadikannya sebagai bahan telaah dan tafakkur
Iqna: Pada awal bulan suci Ramadhan dieselenggarakan Malam Spiritual bersama AL Quran di Husainiyah Imam Khomeini dengan dihadiri oleh Imam Ali Khamenei, pemimpin spiritual tertinggi di Republik Islam Iran. Pada acara yang berlangsung lebih dari tiga jam itu selain diisi dengan bacaan indah para qari' juga diisi dengan beberapa anasyid yang dibawakan oleh kelompok anasyid Iran serta munajat dan doa. Imam Ali Khamenei dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya pada perkembangan dan kemajuan yang sangat pesat di bidang qiraah dan Al Quran. beliau menegaskan, bahwa seorang yang memiliki keahlian membaca AL Quran dengan suara indah dan merdu adalah sebuah nikmat yang patut disyukuri dan diberikan apresiasi, namun haruslah hal itu dijadikan sebagai langkah awal dan mukaddimah dalam hal menciptakan atmosfir Qurani di tengah masyarakat. Setelah itu kata beliau haruslah dilakukan perenungan atau yang disebut dengan tadabbur tentang isi dan kandungan Al Quran serta menumbuhkan perasaan bahwa kita adalah orang yang diajak bicara oleh Allah SWT, tegasnya. Masing-masing kita memiliki kewajiban menurut beliau untuk melakukan hal itu karena Al Quran adalah khazanah terkahir maknawi manusia yang diturunkan oleh Tuhan kepada seorang manusia yang paling dipercaya dalam rangka memberikan kebahagiaan abadi bagi mereka yang berusaha untuk merenung dan menjadikannya sebagai bahan telaah dan tafakku. Dalam taushiyahnya beliau juga mengatakan, bahwa walaupun makna dan isi kandungan Al Quran hanya dapat dipahami secara sempurna oleh ahlinya, namun setiap orang dengan menggunakan bantuan kamus bahasa Arab atau Persia dapat mengambil hikmah dan pelajaran darinya. Berkenaan dengan memanfaatkan suara dan lagu yang indah dan merdu dalam membaca Al Quran menurut beliau hal itu adalah sarana untuk bisa mengakrabkan nilai-nilai Al Quran ke dalam diri para pendengar dan memberikan efek positif kepada mereka. Pada akhir taushiyahnya beliau mengharap para generasi muda meneruskan tradisi membaca dan menghafal Al Quran demi meneruskan upaya penjagaan keotentikan dan kekudusan Al Quran. Acara dilanjutkan dengan pelaksanaan dhalat maghrib dan Isya berjamaah. 165744
captcha