Wartawan Kehormatan Iqna melaporkan, bahwa di kota Qom sedang diselenggarakan sarasehan ilmiah dengan tema doktrin Mahdiisme dalam pandangan Kristen dan dihadiri oleh Para Uskup Gereja Asyuri, Kildani dan Katolik Iran.
Di dalam sarasehan tersebut para pembawa makalah menggunakan berbagai teks agama yang memiliki presepsi yang sama dalam semua agama Ibrahimi, seperti keyakinan pada Tuhan yang Esa walaupun ada penafsiran yang berbeda tentang hal itu.
Uskup Garmur menyampaikan, bahwa krisis yang dihadapi oleh masyarakat dunia saat ini adalah krisis spiritual yang disebabkan oleh konsentrasi berlebihan mereka pada hal-hal yang materi yang sangat sementara.
Untuk meyakini kehadiran pribadi Al Masih, kita harus meyakini akan kematian dan kebangkitan. Ini merupakan tiga pilar yang tidak terpisahkan, tambahnya.
Sementara Uskup Besar Gereja Asyuri, Kildani dan Katolik Iran, masing-masing mengatakan, bahwa mereka meyakini akan kehadiran Al Masih di akhir zaman dengan penuh kewibawaan dan keperkasaan dan menciptakan kebahagiaan bagi seluruh umat manusia dengan kecintaan yang sempurna di bawah naungan Tuhan.
179587