Iqna: acara demonstrasi memperingati pengambilalihan kedutaan besar Amerika Serikat di Tehran yang ke 28 diakhiri dengan pembacaan sebuah resolusi sebagai berikut:
1. Rakyat muslim Iran disebabkan permusuhan berterusan yang dilakukan oleh para petinggi Amerika atas Republik Islam Iran dan rakyatnya serta berbagai kriminal yang dilakukan oleh mereka, campurtangan mereka dalam urusan dalam negri negara-negara Islam dan mendidik para teroris, maka kami umumkan, bahwa Amerika adalah musuh kami nomer wahid serta mengutuk segala kebijakan permusuhan yang mereka lakukan.
2. Kami sampaikan kepada seluruh negara barat, khususnya Amerika agar tidak mengancam kami, putrra-puti Khomeini dengan ancaman usang, yaitu embargo ekonomi. ketahuilah berlanjutnya kebijakan sesat seperti itu baik dari Amerika ataupun lembaga internasional lainnya tidak akan melemahkan bangsa Iran untuk membela kedaulatan dan nilai-nilai revolusi Islam, bahkan akan memperkuat hal itu.
3. Kami menyatakan dukungan dan kebersamaan pada seluruh rakyat tertindas di Irak, Afganistan, Palestina dan Hizbollah Lebanon melawan para penjajah dan pasukan haus darah. karenanya kami mengutuk segala upaya untuk mengusung perdamaian tanpa memperhatikan pandangan rakyat Palestina sendiri.
4. Kami masyarakat muslim Iran berharap ditegakkannya kestabilan keamanan di Kawasan dan solusi untuk merealisasikan hal itu adalah keluarnya para penjajah dari Irak dan Afganistan serta seluruh tanah air Islam, khususnya Palestina. kami pun berharapa pada lembaga internsional seperti PBB, OKI dan Persatuan Negara-Negara Non Blok hendaknya melakukan tugas konstitusinya serta melawan semua kebijakan imprealisme internasional sebagai bentuk tugas kemanusiaan.
5. Sekali lagi masalah pengembangan tekhnologi Nuklir yang merupakan kebanggan nasional kami adalah hak alamiah dan aksiomatik kami. karenanya kemi menghargai dan menjunjung tinggi segala kebijakan yang diambil oleh para pejabat pemerintah di bawah arahan pemimpin tertinggi spiritual kami.
6. Kami masyarakat pelajar, mahasiswa dan masyarakat luas yang ikut serta di dalam demonstrasi menetapkan, bahwa kampus sebagai basis perlawanan atas berbagai bentuk upaya yang merongrong kedaulatan Republik Islam Iran dan sistem pemerintahan Islam.
7. Kami masyarakat pelajar, mahasiswa pada hari yang bersejarah ini mengutuk tindakan yang tidak etis yang dilakukan oleh Rektor Universitas Kolombia kepada presiden dan delegasi kami.
8. Kami pada kesempatan ini dan pada tahun yang diberi nama dengan persatuan nasional dan kerukunan Islami memperbaharui loyalitas (bay'at) kami kepada Alm. Imam Khomeini, para syuhada dan pemimpin tercinta kami Imam Ali Khamenei serta mendukung segala kebijakan tiga lembaga tertinggi negara, legislatif, eksekutif dan yudikatif, khususnya dalam menyikapi kasus pengembangan Nuklir akhir-akhir ini.
186015