IQNA

Seri Pengenalan Kitab tafsir

Ensiklopedia Syarif Murtadza dalam Ilmu Tafsir, Teologi, Fikih, Usul Fikih dan Sastra

15:54 - April 18, 2008
Berita ID: 1644130
Ensiklopedia Syarif Murtadza adalah sebuah kumpulan hasil karya ilmiah beliau yang telah dibukukan sejak beliau masih hidup.
Iqna: Abul Qasim Ali bin Husin bin Musa yang dikenal dengan nama Sayyid Murtadza Alamul Huda lahir pada rahun 355 H. Nasab beliau bersambung kepada Imam Ali bin Abi Thalib dan Rasullah saw melalui Sayyidah Fatimah, jadi beliau adalah Ali putra Husein Thahir bin Musa bin Muhammad bin Musa bin Ibrahim bin Imam Musa Al Kadhim bin Imam Jakfar Shadiq bin Imam Muhammad Al Baqir bin Imam Ali Zainal Abidin bin Imam Husain bin Imam Ali bin Abi Thalib. Ulama yang dijuluki oleh Allamah Hilli sebagai Guru Syiah Imamiyah ini lahi ri keluarga agamis. konon julukan Alamul Huda merupakan julukan yang diberikan oleh Imam Ali bin Abi Thalib as, dimana suatu hari Abu Said, Muhammad bin Husain, salah seorang mentri Raja Al Qadir Billah di tahun 420 H sedang sakit dan pada malam harinya bermimpi didatangi oleh Imam Ali dan menyuruhnya agar Alamul Huda mendoakannya demi kesembuhannya. Dia bertanya kepada beliau: siapa Alamul HUda yang dimaksud? beliau menjawab: Ali bin Husain Musawi (yakni Sayyid Murtadha) Dari sumber lain didapat pula sebuah cerita, bahwa Syaikh Mufid pernah bermimpi Sayyidah Fatimah datang kepadanya seolah-olah membawa Imam Hasan dan Imam Husain yang masing anak-anak dan mengatakan kepadanya: ajarilah dua anak ini ilmu fikih (agama) Keesokan harinya di saat bangun dari tidurnya tidak lama kemudian datanglah Syarifah Fatimah, Ibu Sayyid Murtadha dan Sayyid Radhi dan menyerahkan ke dua anak tersebut untuk dididik oleh Syaikh dengan mengatakan persis seperti yang disaksikan dalam mimpi tersebut. Oleh karena itulah Syaikh Mufid mendidik keduanya hingga keduanya menajdi mujtahid dan ulama besar. Sayyid Murtadza seorang yang memiliki komprehensifitas dalam banyak bidang ilmu. beliau seorang ulama pakar agama, pakar fikih, teologi, dan sastra. pandangan fikihnya menjadi dasar para fukaha setelahnya dalam berfatwa. Beliau memiliki dua kitab yang terkenal dalam ilmu fikih, yaitu: "Al Intishar" dan "Jamalul Ilmi Wal Amal" beliau berhasil menduduki peringkat yang sangat signifikan di zamannya dalam dianggap orang nomer dua dalam fikih dan teologi setelah Syaikh gurunya, Syaikh Mufid. Selain itu beliau juga dikenal sebagai seorang mufassir dan memiliki penguasaan berbagai bidang ilmu keislaman lainnya. selama tiga puluh tahun beliau menjadi Penanggungjawab dan pimpinan pelaksanaan haji dan dua tempat yang suci, mesjidil Haram dan Mesjid Nabawi. begitu juga beliau pernah menjadi Qadhi (hakim) tertinggi serta tempat rujukan kaum muslimin, khususnya umat Syiah seperti yang dituturkan oleh Allamah Hilli. Ibnu Khalkan, salah seorang sejarawan Ahlussunah mengatakan: Sayyid Murtadza memiliki keutamaan yang luar biasa. hasil karyanya dalam masalah keagamaan dan hukum-hukum Islam merupakan saksi keagungan beliau dan kelayakannya sebagai bagian dari keluarga mulia. Dikisahkan, bahwa beliau mewakafkan seluruh hasil tanah yang dimilikinya di daerahnya untuk membeli kertas dan biaya cetak buku-buku para ulama dan mujtahidin. karenanya ada yang membeikan kesaksian, di dalam perpustakaan pribadinya terkumpul 80 ribu kitab. Di antara hail jerih payahnya yang lain adalah para ulama yang berguru kepadanya, diantaranya adalah Syaikh Thusi, Qadhi Ibnu Barraj, Abu Shalah, Abul fath Karajiki dan Salar bin Abdul Aziz Dailamiy. Adapun kitab-kitab penting yang merupakan hasil karya beliau adalah: 1. Tanzihul Al Anbiya', 2. Al Intishar Fi Manfaradat Bihil Imamiyah Minal Masa ilil Fiqhiyah 3. Adz Dzariy'ah Fiy Ushulisy Syari'ah 4. Al Muhkam Wal Mutasyabah 5. Al Mukhtashar 6. Al Misbah 7. An Nashiriyyat 8. Al Amaliy 9. Durarul Fawaid * ----------- Sumber: Jamiut Tafasir Nur 241218
captcha