IQNA

Konfrensi Para Jaksa Negara-negara Islam Bukti Keseriusan Umat Islam untuk Menegakkan Keadilan

9:43 - April 23, 2009
Berita ID: 1768728
Amin Khatib: Perhatian dan Keseriusan negara-negara anggota OKI untuk melangsungkan Konfrensi para jaksa merupakan langkah penting untuk menuntut hak-hak rakyat Palestina yang terampas.
Iqna: Amin Khatib, seorang ahli hukum dan purnawirawan anggota militer Lebanon menyampaikan hal itu dalam konfrensi para jaksa yang berlangsung di Tehran sejak hari kemarin. Pada kesempatan itu ia juga menambahkan, bahwa kehadiran negara-negara anggota OKI juga membuktikan bahwa hingga saat ini tidak ada ancaman apapun yang berhasil menjadikan mereka meninggalkan kewajiban keagamaan dan kemanusiaan mereka untuk menuntut ditegakkanny keadilan di bumi Palestina. Menurutnya Israil selalu berusaha dengan sekuat tenaga dengan berbagai tipu daya dan kekuatan yang dimiliki untuk menciptakan ketidakamanan di Kawasan dan di dunia. Karena itu jika kita berhasil untuk menuntutnya ke pengadilan internasional maka kita telah berhasil meruntuhkan kekuatan mereka dan kita akan tunjukkan kepada dunia kelemahan mereka, Tegasnya. Berkenaan dengan acuh tidak acuhnya PBB atas kejahatan yang dilakukan oleh Israel atas rakyat palestina, beliau mengungkapkan, bahwa memang merupakan mimpi samata kalau kita menanti dan mengharapkan agar mereka berbuat sesuatu dan membebaskan tawanan yang ada di dalam penjara. karena selama ini kita tidak pernah menyaksikan keseriusan mereka. Namun yang harus dilakukan adalah menyandarkan diri pada kekuatan dalam diri dunia Islam sendiri dengan persatuan yang kokoh di antara negara dan umat Islam sedunia kita bisa melawan mereka. tambahnya. Khatib juga menegaskan, bahwa negara-negara Islam haruslah memperkuat kekuatan militer mereka hingga tidak ada sejengkal tanahpun dari tanah air negara-negara Islam yang diganggu oleh setiap agresor dan imprealis. Amin Khatib berpendapat, bahwa kita patut mengutuk kekejian Zionisme Israel yang menggunakan senjata ilegal di saat menyerang GAZA. Banyak masyarakat dunia dan media yang hanya memberitakan, bahwa mereka menggunakan senjata Fosfor putih saja, padahdal mereka juga menggunakan jenis senjata lain yang lebih berbahaya, yaitu senjata yang tidak melukai, namun langsung merusak gen manusia, tegasnya. Israel tidak hanya melanggar seluruh undang-undang internasional namun juga seluruh nilai dan norma kemanusiaan, sehingga mereka menyerang Gaza seolah-olah mereka binatang dan bukan manusia, tambahnya. Hadir sekitar 200 orang para petinggi negara di bidang kehakiman dan kejaksaan negara-negara Islam di Tehran dalam rangka menyepakati langkah-langkah penting untuk melakukan sesuatu secara hukum internasional atas krisis kemanusiaan dan pembunuhan generasi di GAZA. 393119
captcha