Iqna merilis dari surat kabar Al Ra'yu yang terbit di Kuwait menyebutkan hal itu dan menambahkan, bahwa Muhammad Al Umar, ketua penelitian Islam badan Wakaf Kuwait dalam sambutannya saat membuka dan meresmikan pusat menghafal Al Quran tersebut mengatakan, bahwa Kementrian Wakaf memiliki perhatian yang serius kepada para penyandang cacat yang ada di tengah masyarakat.
Beliau juga menyebutkan, bahwa program ini dimaksudkan agar mereka memiliki peran yang lebih aktif di tengah masyarakat dalam berbagai bidang, khususnya di bidang berbagai kegiatan Qurani.
Selain itu program ini dimaksudkan untuk menyiapkan infrastruktur kepada mereka yang berkbebutuhan khusus dalam hal belajar Al Quran dan hukum-hukum Islam.
Sementara Sa'd Abid Al Azma', Ketua Bidangan Keuangan Yayasan Pengayom Penyandang Cacat menyampaikan aspirasinya pada kementrian wakaf atas program ini dan menyebutkan, bahwa ini semua merupakan kebanggaan kita pada aktifitas qurani kita.
Menurutnya keikutsertaan mereka pada acara ini juga merupakan upaya agar menyelamatkan mereka, khususnya generasi mudanya untuk terjerumus ke dalam dekadensi moral dan menjaga loyalitas keagamaan mereka.
Pada akhri acara, Muhammad Al Umar menerima piagam penghargaan atas segala usahanya dalam memperjuangkan dan merealisasikan proyek mulia ini.
423626