IQNA

Perjuangan Islami Lebanon adalah Inspirator Perlawanan di Kawasan

13:30 - October 06, 2009
Berita ID: 1834300
Kemenangan Hizbollah dalam perang 33 hari dengan Zionisme Isreael menciptakan perhitungan baru di Kawasan yang memperngaruhi seluruh negara Arab dan Islam
Iqna: Hasan Fadhlullah, Anggota Parlemen Lebanon yang mewakili Partai Hezbollah menyampaikan hal itu pada Seminar Televisi dan Radio yang sedang berlangsung di Tehran, Iran. Fadhlullah juga mengatakan, bahwa negara-negara Arab dan Islam dikarenakan memiliki modal kekayaan alam, kebudayaan yang memiliki akar panjang dan berbagai potensi lainnya menjadi obyek penyerangan berbagai budaya dan ancaman perubahan nilai dan etika serta spiritual di dunia Islam. Menurutnya, perlawanan dengan senjata yang dilakukan oleh Hezbollah Lebanon adalah dilakukan dalam rangka memperjuangkan kemuliaan dan kekudusan Islam. Kita di lebanon memang memilih perlawanan dengan senjata dan memperkuat diri dengannya, karena dengan kemampuan yang lemah kita tidak bisa berbuat apa-apa, tegasnya. Selain membebaskan tanah air dengan perlawanan kerakyatan ini kita ingin membebaskan diri dari cengkraman dan hegemoni musuh, tambahnya. Anggota Parlemen ini dalam pidatonya juga menegaskan, bahwa dunia Islam saat ini juga berada dalam serangan propaganda buruk dari para musuh, karena para musuh sudah merasa kalah dan tidak mampu untuk melakukan serangan secara militer. Selain itu para musuh juga selalu menanamkan benih-benih perpecahan dan permusuhan di kalangan kaum muslimin dalam rangka memperlemah kekuatan dan persatuan kita. Menurutnya pelaksanaan seminar semacam ini adalah kesempatan yang baik untuk saling tukar-menukar informasi dan pengalaman sehingga bisa saling mengambil manfaat satu dengan lainnya, baik di bidang wawasan keilmuan ataupun di bidang tekhnis dan skill.\ Selain itu kita harus memperkenalkan kekayaan khazanah keilmuan dan kebudayaan kita kepada masyarakat dunia secara umum, tambahnya. Diantara usaha keras yang harus kita lakukan dalam rangka menggagalkan konspirasi musuh, khususnya Amerika dan Israel adalah dengan mengikis keterbelakangan, buta huruf, ekstrimisme dan mempererat jalinan persatuan dan persaudaraan di kalangan kaum muslimin serta menolak segala upaya perpecahan dan permusuhan antar berbagai kelompok dalam Islam. 473776
captcha