Kantor Hubungan Islam Amerika di Los Angeles, Amerika Serikat kemarin, 2 Januari 2010 mengeluarkan pernyataan kecaman dan protes keras atas tindakan penghinaan terhadap Al Quran dengan membakarnya di sebuah masjid di kota Ovrank yang terletak di negara bagian California.
Kantor Berita Al Quran (IQNA) mengutip informasi dari situs "Al Islam Al Yaum”, bahwa beberapa orang dari kelompok ekstremis dan garis keras pada hari Jumat,1 Januari 2010 di saat pelaksanaan shalat Jumat di masjid Costa Meysa yang terletak di daerah Ovrank, negara bagian California, membakar sejumlah halaman Al-Quran yang ada di mesjid itu.
Mereka juga berusaha menghancurkan beberapa papan pengumuman di sekitar mesjid yang tertera padanya ayat-ayat Alquran dengan menyebarkan lembaran-lembaran kertas yang bertuliskan, padanya “tidak boleh ada simbol-simbol Islam di Amerika Serikat”
Sementara jamaah masjid itu telah menempelkan di papan majalah dinding yang ada beberapa prinsip etika dan ajakan untuk persatuan termasuk ayat-ayat tentang hal itu, seperti Surah Al Hujurat ayat 13 (Wahai manusia sesunguhnya kami menciptakan kalian dari jenis laki-laki dan perempuan serta menjadikan kalian bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar kalian saling mengenal, sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian adalah yang paling bertakwa) yang ditulis dalam dua bahasa; Inggris dan Arab.
Hussam Aylush, Direktur Eksekutif Dewan Hubungan Islam Amerika di Los Angeles, Amerika dalam hal ini mengatakan, bahwa semua pengikut dari berbagai agama dan afiliasi politik di Amerika layak untuk membersihkan diri mereka dari kelompok-kelompok yang ingin menciptakan kesenjangan dan perpecahan dalam masyarakat.
Dia menambahkan, bahwa Dewan Hubungan Islam Amerika baru-baru ini telah meminta dari Barack Obama, Presiden AS untuk memikirkan berbagai solusi atas adanya peningkatan upaya permusuhan dan kebencian terhadap Islam dan masyarakat muslim di Amerika
Muslim di Amerika secara terus-menerus mengeluhkan diskriminasi rasial dalam berbagai interaksi mereka, tapi kecenderungan kepada Islam di masyarakat Amerika masih terus-menerus meningkat, sehingga para ekstremis menganggap hal ini sebagai ancaman serius bagi mereka.
517707