IQNA: Dr. Ali Lari Jani, Ketua Parlemen Republik Islam Iran dalam konfrensi internasional ke enam doktrin Mahdisme menyebutkan hal itu dan menambahkan bahwa ada dua fenomena yang berhubungan dengan Mahdisme di negara ini.
Fenomena pertama adalah adanya beberapa orang yang mengaku bahwa mereka memiliki hubungan dengan Imam Mahdi af, dan secara lembaga mereka dapat berinteraktif dengannya.
Fenomena kedua, yaitu para wali sejati yang karena ketulusan niat dan kesucian spritualnya sehingga diberikan ilham dihati-hati mereka. ini tentu berbeda dengan kelompok yang pertama.
Menurutnya, dalam banyak riwayat para imam suci Ahlulbait as menolak dan menganggap bohong kelompok yang pertama, akan tetapi seperti yang telah dijelaskan bahwa banyak dari para wali Allah SWT yang mendapatkan karunia Ilahy dari Imam Zaman Af, dan merekapun mengamalkannya berdasarkan itu, dan kita juga dapat mengenal beberapa kekhususan berkenaan akan pemerintahan kemunculannya, dan kata juga dapat mengetahui adanya keistimewaannya pada masa kemunculan imam Af.
Larijani juga mengatakan dengan mengacu pada ciri-ciri yang mendasari pemerintahan tersebut: akan apa yang harus dilakukan pada masa-masa pemerintahannya untuk mendasari kemunculannya, maka dibutuhkan banyaknya riset dan studi, sebagai contoh dia menukil sebuah riwayat yang disampaikan Salman farisi dari Nabi Muhammad saw: anak kesembilan anakku Husain as setelah ghaibah (masa ghaib) akan menjadi jelas dan akan memenangkan agama Allah SWT.
Ketua parlemen menyatakan: “Bumi akan dipenuhi dengan keadilan sebagaimana dipenuhi juga dengan kezaliman” Ketika itu Salman bertanya tentang masa kemunculan imam Mahdi (af), Rasulullah saw menjawab: bahwa selain Allah SWT tidak akan ada seorang pun yang mengetahuinya, kemudian Nabi saw menjelaskan akan kondisi sebelum pemerintahan imam Mahdi (af), beliaupun melanjutkan: diantaranya adalah bahwa umat pada masa ghaibah imam dalam kondisi bingung.
Begitu juga dinukil dari riwayat yang disampaikan Imam Baqir as beliau bersabda: “Imam akan muncul setelah banyak manusia berada dalam kebingungan”
Dia juga menjelaskan sebuah permasalahan yang disebutkan dalam sebuah riwayat, …adalah sebelum masa kemunculannya, dia menegaskan: sebenarnya salah satu karakteristik yang dengannya menimpa manusia adalah kebingungan, tentu saja pembahasan ini berbeda dengan kebingungan yang ada dalam pemikiran di buku para filosuf, akan tetapi dengan pengertian yang telah ada dalam pemikiran umat.
Telah dikutip dari Imam Shodiq as: Waktu umat melihat kemunculan imam Mahdi af, lebih banyak dari sesuatu yang disaksikan Nabi saw pada zaman jahiliyah, atau ketika imam Mahdi af akan muncul, ummat lebih banyak berargumentasi akan imam dengan kitab-kitab Allah swt.
Wakil rakyat kota Qom di MPR menjelaskan tentang prevalensi pembahasan penakwilan pada zaman kemunculan hazrate Mahdi af bahwa kondisi dimana pada masa kemunculan Imam Mahdi akal-akal menjadi sempurna; oleh karenanya jika tidak dikembangkan dengan interprestasi yang benar, maka terpaksa menakwilkannya.
Dia dengan mengisyaratkan adanya penyimpangan budaya barat yang mendominan: Barat tidak memiliki keyakinan agama sebagai pemikiran dan komoditi.dan ia mengetahui sebagai komoditi yang tenang, jika agama mendapat perhatian dalam kebudayaan barat, bahkan mereka memiliki pembahasan yang banyak tentang khayalan, wahyu, dan pengutusan para rasul.
Ali larijani menjelaskan bahwa dalam pemikiran islam wahyu adalah satu-satunya kalam ilahy, dia mengatakan: Dalam pemikiran ini wahyu adalah satu-satunya kalam Ilahy, dan hazrate Rasulullah saw tidak memiliki andil untuk memasukkan dan mengeluarkan dalam kalimat, oleh karenanya dengan dalil inilah maka kalam ilahy tetap dan stabil; maka ketahuilah tidak aka nada perubahan dan akan dipaparkan untuk semua manusia.
Dia menambahkan: Point lain dalam pemerintahan Imam Mahdi (af) adalah mereka menolak berhadapan dengan setiap orang yang memiliki prinsip seperti iti, yaitu mukmin adanya dan atau seorang kafir, akan berbicara yang sesuai dengan kepribadian; karena masa kemunculannya adalah masa kehadiran dan sekarang, sebagaimana dijelaskan didalam sebuah riwayat yang ada didalam ayat “bahwa orang-orang yang zalim dikenal dari wajah-wajah mereka. Pada zaman ini hazrate Mahdi af berhadapan dengan urusan sempurna yang tersingkap.
620225