Laporan yang disampaikan IQNA dari Malaysia: Bahwa Mizan Zainal Abidin, Raja Malaysia pada acara pembukaan ke 52 Musabaqah internasional Al qur’an di Negara ini mengatakan hal itu dan menambahkan, bahwa Musabaqah ini diselenggarakan dibawah naungan islam dan demi persaudaraan umat islam serta untuk menghidupkan sunnah Nabi saw.
Beliau menambahkan: Bahwa Al Qur’an adalah mu’jizat yang kekal, oleh karena itu harus kita harus memahami dan mempelajari keindahan dan ma’na Al Qur’an. Al qur’an adalah penyebab kesatuan kaum muslimin.
Raja Malaysia menyatakan: sangat disayangkan didunia sekarang ini, kaum muslimin diserang secra fisik dan psikologis, Negara-negara lainnya telah mencari keburukan islam, oleh karena itu Negara-negara islam harus membangkitkan ruh islam dan harus membenarkan pandangan lainnya terhadap islam.
Beliau melanjutkan:Negara lain harus mengenal bahwa kami muslimin hanya mencari kedamaian, saya berharap semoga hubungan politik dan ekionomi kita dengan Negara-negara islam akan semakin menguat. Kita harus menghidupkan kembali peradaban islam agar lebih maju, dimana hal ini dapat dilakukan satu-satunya dengan cara merealisasikan hubungan kerja sama ekonomi dan social Negara-negara islam berdasarkan pengetahuan dan pelatihan yang penting.
Mizan zainal Abidin menekankan: Kita harus mencari dari Al Qur’an islam yang benar, kaum muslimin harus menghadapi kemiskinan dan ketidak pengetahuannya, ketergantungan kaum muslimin dengan Negara-negara selainnya harus dikurangi, yang mana hal ini bisa berjalan dengan pendidikan dan pelatihan yang benar.
Akhirnya, beliaupun menegaskan:Sunnah Nabi saw adalah teladan dan model yang baik untuk persatuan dan persaudaraan dan pengalaman yang terbaik, dari semua kaum muslimin saya menginginkan agar mereka meningkatkan persatuan. Maka dengan turnamen harus dapat meningkatkan hubungan umat islam dan persatuan mereka dengan lainnya.