IQNA

Menebarkan Budaya Ahlul Bait adalah Strategi Jitu Merealisasikan Persatuan

3:32 - February 24, 2011
Berita ID: 2085649
Hujjatul Islam Salik: salah satu strategi jitu dalam konfrensi persatuan dan persaudaraan Islam adalah memperluas kebudayaan Ahlul Bait as di penjuru dunia.
Hujjatul Islam wal Muslimin Ahmad Salik, anggota Asosiasi Ulama Pejuang dalam wawancaranya dengan IQNA menyampaikan ucapan selamat memperingati pekan persatuan dan diselenggarakannya Konfrensi Persatuan yang sedang berlangsung di Teheran saat ini dengan dihadiri oleh para cendikiawan dunia Islam. Salik menambahkan, bahwa salah satu tujuan yang terpenting Islam Muhammadi adalah persatuan umat sesuai Al Qur’an Al Karim. Persatuan ini akan dapat menjaga umat Islam dalam menghadapi bahaya kesombongan dunia, tegasnya. Hujjatul Islam Salik juga menegaskan, bahwa Amerika dan antek-anteknya telah berusaha selama bertahun-tahun merealisasikan tujuannya dengan memecah belah diantara umat Muhammad SAW dengan menciptakan perselisihan diantara umat Islam. Mereka juga menciptakan berbagai kelompok yang berpandangan 'melenceng' dari Islam, speri Irfan non Islam, dan agama palsu. Dalam penjelasannya juga bahwa pekan persatuan adalah inisiatif Republik Islam Iran, dia menambahkan: gagasan inisiatif ini dapat disaksikan didunia Islam, revolusi Islam dapat menyadarkan tujuan konspirasi musuh yang di lakukan penguasa terhadap umat Islam. Menurut beliau konfrensi persatua yang saat ini sedang berlangsung di Tehran dengan dihadiri oleh para cendikiawan islam dunia: salah satu strategi konfrensi persatuan ini adalah memperluas kebudayaan Ahlul Bait as di seluruh dunia. Hujjatul Islam Salik dalam penjelasannya berkenaan dengan konfrensi tahun ini yang bertepatan dengan revolusi Mesir, dia juga menegaskan: ulama besar dari seluruh dunia satu pemikiran dengan keyakinan yang berbeda-beda tentang topik sensitif dunia Islam dan mengadopsi strategi yang sesuai untuk membela umat Islam. Anggota Asosiasi Ulama Pejuang ini menambahkan: setelah revolusi Islam terjadi perubahan signifikan pada peta perpolitikan dunia. Kebangkitan Islam dan kaum muslimin yang menginginkan kebebasan mulai meruntuhkan sendi-sendi Liberalisme. Dia menyebutkan point ini dimana Amerika dan rezim Zionis tidak memiliki kemampuan berfikir dalam menghadapi gerakan umat Islam, dia juga mengatakan: persamaan adalah modal besar yang sangat bermanfaat bagi umat Islam dalam menghadapi tantangan besar dunia. 750472
captcha