IQNA merilis dari situs alwefaq.net, bahwa Ayatollah Isa Qasimn menyampaikan hal itu pada khotbah yang disampaikannya kemarin di kawasan Ad Deraz, kota Manamah, Bahrain.
Beliau juga berharap dari seluruh masyarakat Bahrain untuk terus maju berusaha merealisasikan apa yang diinginkan serta tidak mundur dari apa yang diperjuangkannya itu.
Pemimpin kaum muslimin Bahrain juga menegaskan, bahwa kedzaliman, kediktatoran serta kekerasan yang dilakukan oleh para rezim menjadi sebab bangkitnya rakyat untuk melakukan perubahan dan itu adalah sebuah keniscayaan yang harus terjadi sekalipun dengan biaya mahal dan berat.
Apa yang kita saksikan di beberapa negara di Timur Tengah semuanya adalah merupakan gerakan rakyat untuk melakukan perbaikan di negara mereka masing-masing. Namun rezim yang tidak menginginkan lengsernya kekuasaan dan kursi mereka berusaha sekuat tenaga untuk mematahkan perjuangan rakyat walaupun dengan membunuh mereka, tegasnya.
Apa yang dilakukan oleh masyarakat yang menginginkan perubahan dan memperjuangkan hak-hak yang diabaikan oleh para rezim itu adalah tuntutan rasional, agama dan hati nurani setiap orang. Pada saat yang sama akan berakhir dengan kebaikan untuk semua pihak baik rakyat atau negara, tambahnya.
Di akhir khotbahnya sang khatib juga mengingatkan keberadaan sejumlah dokter dan tenaga medis di penjara-penjara rezim dan menegaskan, bahwa tidak lama lagi mereka akan bebas serta bergabung dengan rakyat pejuang lainnya yang tetap loyal untuk meperjuangkan keadilan dan hak-hak rakyat.
857683