IQNA

Kecintaan Pada Ahlul Bait Nabi Poros Persatuan Mazhab-Mazhab Islam

14:25 - September 14, 2011
Berita ID: 2187361
Ali Burdak Ughlu: Kecintaan pada Ahlul Bait Nabi adalah hal yang disepakati bersama oleh kaum muslimin karenanya merupakan pijakan bersama untuk merealisasikan persatuan dan persaudaraan Islam di kalangan pengikut madzhab-madzhab dalam Islam.
IQNA : Burdak Ughlu, Guru Besar Hukum Islam di Universitas Marmarah Turki menyampaikan hal itu dan menekankan akan pentingnya berpegang-teguh dengan prinsip mencintai Ahlul Bait Nabi as guna bersama-sama memperjuangkan terealisasinya persatuan umat. Dalam sambutannya pada Konferensi Internasional “Dialog Agama dan Kebudayaan Asia” juga mengatakan: musuh musuh akan selalu menyoroti perdamaian dan ketenangan dan mereka membesarkan perbedaan serta memprovokasi umat dengan hal itu. Namun menurutnya umat muslim harus senantiasa mewaspadai konspirasi ini, dengan berusaha mencari titik persamaan dan persatuan adalah bagian lain dalam memperluas toleransi kebudayaan dan dialog. Dalam kesempatan itu Ughlu juga menekankan akan pentingnya dialog antar pengikut agama yang berbeda dengan menjelaskan pandangan Islam akan keniscayaan adanya perbedaan antar agama, bahasa, suku dan ras, karenanya Islam mengajak seluruh umat manusia untuk menumbuhkan semangat persatuan, persaudaraan dan toleransi. Guru Besar Hukum Islam berharap dalam berbagai dialog yang dilakukan agar memperhatikan beberapa hal penting, diantaranya adalah tidak adanya pemaksaan dan tidak menegasikan keyakinan dan konsep pihak lain. Selain itu juga penting untuk mengangkat berbagai konsep tasawwuf dan irfan para pemikir muslim seperti Ibn Arabi, Maulawi, dan Mulla Sadra. Di akhir sambutannya beliau mengatakan: esensi dari semua agama Ilahi adalah menyampaikan manusia kepada perdamaian dan ketenangan. Sedangkan perang, konflik yang ada disebabkan oleh ketidak tahuan tentang agama. Karenanya segala perbedaan antara agama dan madzhab tidak boleh berubah menjadi isu pemecah belah dan perseteruaan. Ali Bordark Ughlu lahir di Turki pada tahun 1952, beliau aktif mengajar University School Theology Marmara, salah satu karyanya adalah buku “agama dan masyarakat” yang telah diterbitkan dalam bahasa Turki di Angkara. 859490
captcha