Wakil presiden FIFA yang baru disamping mengisyaratkan bahwa jilbab tak halangi muslimah dalam Olimpiade London 2012, dia menyampaikan; “Pertandingan ini merupakan sebuah kesempatan, sehingga para muslimah bisa menunjukkan pada dunia akan kapabilitas (kemampuan) mereka.”
Wakil Presiden FIFA yang baru, Ali al-Husain Ben Ali; “Penutup kepala para muslimah itu tak menghalangi mereka dalam turnamen olimpiade, turnamen ini merupakan sebuah kesempatan, sehingga para muslimah bisa menunjukkan pada masyarakat dunia akan kapabilitas mereka,” kata dia seperti dikutip kantor berita Today News. Dalam menjawab pertanyaan, langkah apakah yang telah dilakukan dalam mengantisipasi akan pelarangan jilbab, “Berdasarkan rapat di FIFA, tim ahli dan para desainer telah memperlihatkan desain baru untuk seragam para atlit wanita, setelah dikonfirmasi dan diadakan penelitian lebih lanjut, maka seragam baru ini akan digunakan dalam turnamen-turnamen olahraga,” ujarnya.
“Menurut saya, sepakbola yang merupakan olahraga paling digemari di seluruh dunia dan menjangkau seluruh kalangan, dari segi peraturan yang memungkinkan bisa melibatkan semua pihak itu harus lebih diprioritaskan dibanding olahraga-olahraga lain,” imbuhnya.
Ada yang mengatakan bahwa Pada tahun 2007, FIFA dengan alasan masalah perlindungan, melarang para atlit muslimah untuk mengenakan pakaian islami, padahal bulan lalu para wanita ini diijinkan mengikuti turnamen dengan mengenakan pakaian islami. Disepakati bahwa pada bulan Juli-Agustus nanti organisasi ini akan mengadakan rapat untuk membahas aturan/(hak) prerogatif pemakaian jilbab islami bagi para muslimah.
996911