Menyusul aksi penyerangan orang-orang Buda terhadap penduduk Muslim di berbagai kota di Myanmar, Lembaga Kerjasama Islami menyampaikan pernyataan yang berisi kecaman terhadap pelaku kekejaman tersebut dan meminta pemerintah untuk memberikan perlindungan khusus kepada mereka.
Akmaluddin Ihsan Awghalu, pimpinan Lembaga Kerjasama Islami dalam pernyatan tersebut menyampaikan kekecewaannya atas penyerangan orang-orang Buda ke rumah-rumah dan masjid di kawasan berpenduduk Muslim.
Ia menekankan: "Myanmar sebagai negara yang sedang berkembang dan sampai pada demokrasi, Lembaga Kerjasama Islami meminta pemerintah untuk menjalankan tugasnya dalam memberikan perlindungan kepada sesama umat beragama, khususnya umat Islam yang merupakan minoritas penduduk negara ini."
Kekerasan umat Buda terhadap Muslimin diduga karena mereka menganggap bahwa Buda adalah agama resmi Myanmar, oleh karenanya mereka bertentangan dengan perkembangan umat Islam di negara itu.
Sumber: OCI
1028415