Berbicara dengan IQNA, Hamed Valizadeh, pemenang edisi ke-3 Kompetisi Quran Internasional Mahasiswa Islam dalam kategori bacaan, menekankan bahwa kompetisi Quran internasional adalah insentif yang baik untuk menarik siswa kepada Kitab Suci.
Dia mengatakan hasil dari acara tersebut dapat dilihat pada meningkatnya jumlah pertemuan Quran di universitas-universitas serta tumbuhnya upaya – upaya yang dibuat oleh pejabat – pejabat kebudayaan untuk melatih lebih banyak pembaca dan penghafal Al Quran.
"Mendukung para pemenang kontes tersebut juga dapat sangat berpengaruh dalam mendorong siswa untuk bekerja lebih keras, karena mereka akan lebih serius dalam hal ini jika mereka tahu bahwa mereka akan diberikan dukungan khusus apabila berhasil dalam kompetisi."
"Memilih juri yang berkualitas, membuat rencana yang terorganisir dengan baik, serta menghemat waktu dan uang adalah persyaratan lainnya untuk menyelenggarakan kompetisi dengan cara yang tepat."
Di sisi lain dalam sambutannya, Valizadeh mengacu pada informasi yang salah atas Republik Islam Iran dan budaya Iran, ia mencatat: "Sebuah hasil yang luar biasa dari Kompetisi Quran Internasional Mahasiswa Islam bisa jadi adalah dalam melawan ide-ide tak berdasar dan memperkenalkan kembali budaya luhur sejati kami ke seluruh dunia. "
Dia lebih jauh mengusulkan partisipasi dari instruktur pembimbing kompetisi dalam edisi berikutnya untuk memberikan analisa teknis kepada para kontestan pembaca dan penghafal atas penampilan mereka.
1044802