Lebih dari 20 jama'ah shalat yang sedang melakukan ritual ibadahnya dan beri'tikaf di tempat suci tersebut diusir oleh polisi dan tentara Israel yang menyerang Masjidul Aqsha.
Selain itu, mereka juga menangkap imam jama'ah Masjdul Aqsha dan menahannya di tempat yang tak diketahui jelas.
Usai itu, mereka menutup pintu-pintu Masjidul Aqsha dan melarang siapapun yang ingin memasuki tempat suci tersebut guna beribadah.
Syaikh Muhammad Husain, mufti Quds dan palestina serta khatib di Masjidul Aqsha menyatakan bahwa penghinaan yang dilakukan oleh tentara Israel di tempat suci itu tak dapat dimaafkan. Ia mengatakan: "Perlakuan seperti ini di bulan suci Ramadhan sangat memalukan."
Syaikh Muhammad Husain meminta Muslimin sekitar untuk hadir di Masjidul Aqsha demi mencegah upaya orang-orang Yahudi yang ingin melecehkan tempat suci itu.
Sumber: Al-Alam
1063277