Di antara sekolah-sekolah dan madrasah Qur’an yang dikenalkan di sela-sela pameran Qur’an itu adalah madrasah Shiuniy.
Anak-anak Muslim Komoro sejak usia tiga tahun dapat mempelajari baca Qur’an di madrasah tersebut.
Setelah mempelajari Qur’an beberapa lama, para ustad di madrasah tersebut sesuai dengan kemampuan murid-muridnya dapat memutuskan untuk mengajarkan pelajaran-pelajaran agama yang lebih tinggi.
Penduduk Komoro memiliki kecenderunganyang unik terhadap Qur’an dan hadits. Mereka kebanyakan bermadzhab Syafi’i, dan juga memiliki kecenderungan pada aliran sufi seperti Qadiriyah, Syadzliah dan semacamnya.
1077443