
Menurut Iqna mengutip qna.org.qa, Taman Botani Qurani (QBG) mendistribusikan bibit-bibit tersebut sejalan dengan visinya untuk memperbanyak tanaman liar yang umum di Qatar dan upayanya untuk meningkatkan tutupan vegetasi serta melestarikan spesies asli.
Taman ini mengumumkan dalam sebuah pernyataan: “Spesies yang didistribusikan meliputi pohon jujube, akasia, ghaf, kurt, nimba, dan kemenyan, yang diproduksi di pembibitan kebun ini menggunakan teknik ilmiah yang presisi dan dengan tujuan melestarikan sumber daya genetik tanaman Qatar sebagai kekayaan nasional”.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim merupakan salah satu penerima manfaat utama dari program ini, dan Taman Qurani Qatar berkolaborasi dengan kementerian tersebut untuk memulihkan lahan penggembalaan Qatar dan mendukung program penghijauan nasional.
Taman Botani Qurani sedang menjalankan upaya ini sebagai bagian dari kampanye penanaman dan pendistribusian 2,5 juta pohon selama dekade ini, bekerja sama dengan Bulan Sabit Merah Qatar. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen pemerintah Qatar untuk menanam 10 juta pohon, dalam mendukung tujuan Visi Nasional Qatar 2030 dan upaya pemerintah untuk memerangi perubahan iklim serta melindungi lingkungan.
Fatima Saleh Al-Khulaifi , Direktur Taman Alquran Qatar, mengatakan: "Taman ini percaya bahwa melindungi lingkungan bukan hanya tanggung jawab lembaga, tetapi merupakan budaya yang harus berakar dalam perilaku individu dan masyarakat. Tak diragukan lagi, penyaluran pohon-pohon ini merupakan ajakan praktis untuk berpartisipasi dalam pemulihan alam Qatar dan pelestarian warisan lingkungannya bagi generasi mendatang."
“Taman Qurani ini akan melanjutkan upayanya untuk memperluas cakupan hijau di Qatar dan mempromosikan kesadaran lingkungan yang berlandaskan nilai-nilai Qurani yang mendorong pengembangan lahan dan konservasi sumber dayanya,” imbuhnya.
Perlu dicatat bahwa taman Quran ini merupakan bagian dari Universitas Hamad Bin Khalifa di Qatar dan berisi hampir tiga juta benih tanaman langka, tanaman asli Qatar, serta tanaman yang disebutkan dalam Alquran dan hadis Nabi, yang dapat disimpan selama puluhan tahun di pusat-pusat yang sangat maju. (HRY)