IQNA

11 Negara Mengutuk Serangan Israel terhadap Armada Sumud

12:39 - May 02, 2026
Berita ID: 3483572
IQNA - Menteri luar negeri Pakistan dan 10 negara mengeluarkan pernyataan bersama yang mengutuk serangan rezim Israel terhadap armada internasional aktivis pro-Gaza yang dikenal sebagai Global Sumud Flotilla dan menyerukan tindakan yang diperlukan untuk memastikan pembebasan segera para tahanan dan agar komunitas internasional memberikan tanggapan.

Menurut Iqna, Kantor Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan hari ini mengeluarkan pernyataan bersama oleh Menteri Luar Negeri Pakistan, Brasil, Spanyol, Turki, Yordania, Libya, Malaysia, Bangladesh, Kolombia, Maladewa, dan Afrika Selatan yang mengutuk tindakan kriminal Israel terhadap armada Global Sumud Flotilla 2.

Pernyataan tersebut berbunyi: “Kami, para Menteri Luar Negeri dari 11 negara, mengutuk keras serangan Israel terhadap Armada Global Sumud Flotilla 2, yang merupakan inisiatif kemanusiaan sipil yang damai yang bertujuan untuk menarik perhatian komunitas internasional terhadap bencana kemanusiaan di Gaza.”

Pernyataan itu menambahkan: “Serangan Israel terhadap kapal dan penahanan ilegal para pekerja kemanusiaan di perairan internasional merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum dan hak asasi manusia internasional”.

Menteri luar negeri negara-negara tersebut menyatakan keprihatinan mendalam mereka atas keselamatan para aktivis sipil dan menyerukan kepada rezim Israel untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna memastikan pembebasan mereka segera.

Mereka juga menyerukan kepada komunitas internasional untuk memenuhi kewajiban moral dan hukumnya untuk menghormati hukum internasional, melindungi warga sipil, dan memastikan pertanggungjawaban atas pelanggaran-pelanggaran ini.

Sebelumnya, Esmail Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran, menggambarkan serangan rezim Zionis terhadap kapal-kapal armada kemanusiaan Sumud 2 di perairan internasional dan penangkapan paksa para aktivis yang mendukung rakyat Palestina sebagai pembajakan maritim dan tindakan terorisme, dan mengutuknya dengan keras.

Kementerian Luar Negeri Israel mengumumkan kemarin, 30 April, bahwa operasi untuk menyita kapal-kapal armada Sumud yang menuju Gaza telah berakhir dan 175 aktivis di dalamnya telah dipindahkan ke wilayah pendudukan.

Tentara Israel sebelumnya telah mengumumkan penyitaan 21 kapal dari total 58 kapal armada Sumud dan mengatakan bahwa tindakan akan segera dimulai terhadap kapal-kapal yang tersisa jika mereka tidak mengubah haluan untuk kembali. (HRY)

 

4349662

Kunci-kunci: Mengutuk ، serangan israel ، Armada
captcha