
Menurut Iqna mengutip Sada el-Balad, momen-momen santai ini, yang telah banyak dibagikan di media sosial, tidak hanya meningkatkan moral pemain tetapi juga dipuji oleh aktivis media; sebuah efek yang mungkin dapat dianggap sebagai salah satu faktor di balik kemenangan tim nasional Mesir baru-baru ini.
Aktivis media Mesir, Amr Al-Dardir, memuji bintang tim nasional Mesir, Mohamed Hany, di akun Facebook pribadinya.
Al-Dardir mengunggah foto Mohamed Hany sedang membaca Alquran sebagai persiapan pertandingan melawan Benin, dan menulis: "Hany! Insya Allah, kamu akan menjadi bintang pertandingan."
Tim nasional sepak bola Mesir mengalahkan Benin 3-1 di babak 16 besar Piala Afrika dan melaju ke babak selanjutnya.
Pelatih kepala tim nasional sepak bola Mesir mengatakan di akhir ucapannya: "Kami akan mulai mempersiapkan pertandingan perempat final besok dan kami siap menghadapi tim mana pun. Saya memiliki 27 pemain hebat dan saya berterima kasih kepada staf medis, staf administrasi, dan semua orang yang bekerja di tim nasional."
Sebelumnya, sebuah video yang menampilkan para pemain tim nasional sepak bola Mesir membaca Alquran bersama-sama telah dirilis, menunjukkan mereka sebelum pertandingan melawan Zimbabwe di Piala Afrika di Maroko.
Pembacaan Alquran secara bersama-sama oleh para pemain tim nasional sepak bola Mesir di awal turnamen Piala Afrika mendapat liputan luas.
Para pemain tim nasional Mesir membaca surah Hamdalah sekali dan Al-Ikhlas tiga kali di ruang ganti sebelum pertandingan melawan Zimbabwe di Piala Afrika.
Tradisi membaca Alquran ini kini telah menjadi salah satu aspek penting dari kehadiran Mesir di turnamen tersebut.
Mesir menghadapi Zimbabwe dalam pertandingan pertama mereka di Piala Afrika, mengalahkan lawan dengan skor 2-1.
Tim nasional sepak bola Mesir akan menghadapi Iran di babak penyisihan grup Piala Dunia. (HRY)