IQNA

Pesan Pemimpin Tertinggi Revolusi kepada Para Jemaah Baitullah al-Haram:

Mampus Amerika dan Mampus Israel Kini Menjadi Slogan Umum Umat Islam dan Kaum Tertindas di Dunia

2:44 - May 27, 2026
Berita ID: 3483666
Mampus Amerika dan Mampus Israel Kini Menjadi Slogan Umum Umat Islam dan Kaum Tertindas di Dunia
IQNA - Dalam sebuah pesan bertepatan dengan datangnya musim Haji, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam menganggap amalan dan doa-doa luar biasa Haji sebagai tanda bagi umat manusia untuk berhijrah kepada Allah swt dan terbebas dari belenggu Setan dan para pengikutnya, dan berkata: Tahun ini, isu bara’ah (berlepas diri) terhadap kaum musyrik memiliki arti penting ganda, dan kedalaman serta cakupan bara’ah terhadap Amerika dan rezim Zionis melampaui ritual bara’ah selama musim Haji. Mulai sekarang, Mampus Amerika dan Mampus Israel akan menjadi slogan bersama umat Islam dan orang-orang tertindas di dunia, terutama kaum muda.

Menurut Iqna mengutip situs informasi Kantor Pelestarian dan Publikasi Karya Yang Mulia Ayatullah Khamenei, dalam sebuah pesan pada kesempatan datangnya musim Haji Ibrahimi, Yang Mulia Ayatullah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, menyebut amalan dan doa-doa luar biasa Haji sebagai tanda bagi umat manusia untuk berhijrah kepada Allah swt, untuk terbebas dari belenggu setan dan para pengikutnya, dan untuk berusaha tanpa lelah memenuhi kewajiban Ilahi, untuk terbebas dari keinginan jiwa, dan untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Merujuk pada kebersandaran bangsa Iran yang agung pada tanda-tanda ini, terutama senjata "Allahu Akbar" dari era Revolusi Islam dan kemenangan Revolusi serta era Pertahanan Suci hingga Perang Kedua dan Ketiga yang Dipaksakan dan kegagalan musuh untuk menundukkan Iran dan peristiwa ajaib dari misi ilahi rakyat, ia menekankan: Tahun ini, isu bara’ah terhadap kaum musyrik memiliki arti ganda, dan kedalaman serta cakupan bara’ah dari Amerika dan rezim Zionis melampaui ritual bara’ah selama musim Haji, dan mulai sekarang, Mampus Amerika" dan "Mampus Israel" akan menjadi slogan bersama umat Islam dan orang-orang tertindas di dunia, terutama kaum muda.

Berikut ini adalah teks lengkap pesan tersebut:

Bismillahirrahmanirrahim

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ...

Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya pujian dan nikmat adalah milik-Mu, begitu pula kerajaan [juga milik-Mu]…. Musim haji tahun ini telah tiba, dan para jemaah haji umat Islam telah memakai ihram pengabdian dan mengucapkan Talbiyah untuk berhijrah dari kehidupan materi dan biasa menuju kehidupan Ilahi dan penuh kebahagiaan; kehidupan tauhid yang berpusat pada pengabdian kepada Allah swt, dan penolakan, penyangkalan, dan bara’ah dari orang-orang kafir Allah. Tetapi kesempatan hijrah ini tidak hanya milik para jemaah haji tahun ini, dan mencakup semua saudara dan saudari Muslim di Iran dan di seluruh dunia, dari mereka yang telah menjadi jemaah haji di tahun-tahun sebelumnya hingga mereka yang belum berhasil melaksanakan ibadah haji.

Syarat hijrah ini adalah mengenakan ihram selamanya sambil mengingat Allah; melakukan Tawaf selamanya di sekitar poros kebenaran; Sa’i selamanya di antara puncak bahaya taklif Ilahi; lempar permanen setan jahat dengan segala manifestasi dan tipu dayanya yang menggoda; wukuf yang diselimuti perhatian dan khusyuk, memberi makan orang miskin yang lemah dan lewat, mengorbankan hawa nafsu dan kecenderungan yang menyimpang dan mengenyahkan segala kotoran dalam diri dan di semua kondisi, siap untuk berkhidmat dan mengibarkan bendera yang membela kebenaran. Demikianlah bangsa Iran melangkah di jalur hijrah di Miqat Revolusi Islam, menerima ajakan Ibrahimi dari Khomeini Agung, melepaskan baju yang menerima dominasi dari badan, lalu memakai ihram yang membahagiakan dunia dan akhirat.  Kemudian mengucapkan Labbaik dan berusaha berlari-lari kecil untuk bertawaf di poros ajaran Islam murni Muhammad Saw dan mendekatkan diri pada cahaya alam yang menyinari keadilan global dan Wilayah Agung.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaaha Illallahu Wallahu Akbar. Allahu Akbar Walillahil Hamd. Allahu Akbar Ala Ma Hadana... Ya, Allahu Akbar. Dan dengan senjata Allahu Akbar, bangsa Muslim Iran bangkit 47 tahun lalu dan melengserkan rezim Pahlavi yang sewenang-wenang, diktator dan bergantung, memotong tangan dan kaki Amerika yang sombong dan rakus, serta memutus semua pengaruh Zionisme. Dengan senjata Allahu Akbar ini, para mujahidin pemberani dan pemuda yang mengorbankan dirinya menciptakan epik 8 tahun Pertahanan Suci setelah agresi rezim Baath Saddam ke tanah Iran dan meskipun dukungan semua kekuatan Timur dan Barat dari rezim ini, mereka berhasil memaksanya terpaku, tidak bisa berbuat apa-apa dan perlawanan ini berlanjut dengan kuat dan teguh hingga bertahun-tahun setelahnya menghadapi blokade ekonomi, kudeta, sanksi zalim, serangan tak terhitung politik, propaganda dan ekonomi musuh terhadap Republik Islam Iran. Allah Akbar. Senjata Allahu Akbar inilah yang memperkuat untaian penghubung Umat Islam dan pemuda Front Perlawanan dari Iran ke Lebanon, Palestina, Irak dan Suriah, dari Afrika dan Yaman ke Afghanistan dan Pakistan dan semua negara merdeka di dunia, sehingga Hablul Matin (tali yang kuat) ini membangkitkan aksi membela keberadaan Umat Islam menghadapi agresor dan penjarah Zionis, menghancurkan ISIS, dan terjadilah operasi Badai Al-Aqsa, sehingga nafas rezim Zionis mulai goyah.

Allahu Akbar. Ya, Allah swt, Maha Besar dari semua yang disifati. Senjata Allahu Akbar ini yang membuat Republik Islam Iran yang berlandaskan padanya berhasil membuat rezim Zionis malang di bawah serangan kuat dalam Perang yang Dipaksakan Kedua pada bulan Khordad 1404 HS, menampar keras Amerika agresor dan menggagalkan musuh mencapai tujuannya membuat Iran menyerah. Dan senjata Allahu Akbar memberikan begitu banyak kekuatan kepada bangsa Iran sehingga setelah peristiwa kesyahidan pemimpin agung, keturunan Nabi Muhammad (saw), Ayatullah Al-Uzma Sayyid Ali Khamenei, semoga Allah meninggikan derajatnya, yang gugur dari orang paling hina di dunia dan hari ini menerima pengutusan ilahi dan dengan dengan bangga, partisipasi komprehensif di setiap bidang yang dibutuhkan memaksa mata dunia menyaksikan kebanggaan yang mereka ciptakan. Sesungguhnya Allah Maha Besar dari semua yang disifati. Dengan senjata Allahu Akbar ini, para pejuang berani dan Angkatan Bersenjata Iran-Islam yang rela berkorban, ditemani oleh para mujahidin dari Front Perlawanan, terutama Lebanon yang terkasih, meraih kemenangan signifikan melawan dua tentara teroris dan yang dipersenjatai lengkap, Amerika-Zionis dalam Perang yang Dipaksakan Ketiga, dengan bertawakal kepada Allah melempar Setan Besar (Amerika Serikat) dan hewan yang dilatih (rezim Zionis) dengan perantara rudal dan dronenya dari darat, udara dan laut, dan semua melihat dengan matanya sendiri janji benar Ilahi yang menolong para mujahidin di jalan Allah.

Tidak diragukan, Allah swt Maha Besar dari semua yang disifati dan tentara-Nya mengalahkan setiap kekuatan apa pun. Dan dengan senjata Allahu Akbar ini, menyusul pengutusan bangsa Iran dan Front Perlawanan, pengutusan Umat Islam juga akan terjadi, dan bara’ah dari Musyrikin dengan melakukan lemparan jumrah haji akan diperluas ke kancah kehidupan individu, sosial dan politik Umat Islam di seluruh belahan dunia. Umat Islam dan bangsa-bangsa di kawasan ini memiliki banyak kapasitas dan kepentingan bersama yang akan membentuk tatanan baru dan geometri masa depan kawasan dan dunia. Saya juga dengan tulus mengajak seluruh negara dan pemerintahan Islam untuk menjalin persahabatan dan saling membantu dalam kebaikan agar kita dapat bekerja sama memajukan Umat Islam dan menyelesaikan permasalahan Dunia Islam. Yang pasti dalam konteks ini adalah zaman tidak akan mundur, dan bangsa-bangsa serta wilayah-wilayah di kawasan tidak akan lagi menjadi tameng pangkalan-pangkalan Amerika. Selain tidak lagi memiliki tempat yang aman untuk kejahatan dan penempatan pangkalan militer di kawasan, Amerika Serikat semakin menjauh dari situasi sebelumnya dari hari ke hari. Rezim yang goyah dan tumor kanker Zionis juga mendekati tahap akhir dari umur celakanya dan dengan pertolongan ilahi dan sesuai dengan ucapan tegas dan berwawasan jauh sejak 10 tahun lalu Imam Syahid, semoga Allah mensucikan jiwanya, bahwa rezim ini tidak akan melihat sejarahnya setelah 25 tahun setelah hari tersebut. Insya Allah. Jadi tahun ini, isu bara’ah dari Musyrikin memiliki urgensi berlipat ganda, dan kedalaman dan luasnya bara’ah dari Amerika dan rezim Zionis telah melewati ajaran bara’ah di musim haji, slogan "Mampus Amerika" dan "Mampus Israel" akan menjadi slogan luas Umat Islam dan orang-orang tertindas di seluruh dunia, khususnya anak muda, di berbagai tempat di Iran dan dunia setelah hari-hari penuh berkah ini. Masa depan adalah milik Umat Islam dan peradaban baru Islam, dan kita masing-masing dapat memainkan peran sebesar keinginan, kapasitas, dan tanggung jawab kita dalam mewujudkan masa depan ini dan semakin dekat dengannya.

Para jemaah haji dan penyelenggara haji Iran di musim haji tahun ini memainkan peran yang efektif dan menonjol dalam narasi kemenangan Perang yang Dipaksakan Ketiga untuk saudara-saudari Muslim mereka yang lain dan berharap untuk masa depan yang cerah. Saya meminta kepada seluruh jemaah untuk memberi perhatian dengan berdoa dipercepatnya kemunculkan juru selamat dunia, semoga Allah segera memunculkannya, berdoa untuk persatuan Umat Islam, pembebasan Palestina dan Masjid Al-Aqsa, penyelesaian masalah-masalah besar Umat Islam dan meraih kemenangan akhir melawan arogansi global, dan juga mendoakan kebaikan untuk saya.

Ya Tuhan! Limpahkanlah rahmat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, dan curahkanlah pandangan kasih serta sayang-Mu kepada para jemaah haji dan seluruh umat Islam. Karuniakanlah kepada mereka taufik untuk meraih haji yang mabrur, terangilah hati mereka dengan cahaya pengetahuan dan kebijaksanaan, dan kuatkanlah tekad serta kehendak mereka untuk bergerak di jalur perbaikan kondisi umat dan kemenangan akhir atas musuh-musuh Islam. Ya Tuhan! Turunkanlah rahmat dan kasih sayang-Mu yang melimpah kepada jiwa-jiwa suci para syuhada di jalan Allah, khususnya para syuhada dari front perlawanan, yang dipimpin oleh pemimpin agung, sang syahid (semoga Allah meninggikan kedudukannya), dan berikanlah kepada jiwa mulianya bagian yang melimpah dari ibadah para peziarah, ibadah para ahli ibadah, dan usaha orang-orang yang berjuang yang telah dibimbing dan dipimpin oleh Pemimpin Revolusi umat, dan bantulah bangsa Iran dan umat Islam dalam melanjutkan jalan dan tujuannya.

Ya Tuhan! Turunkanlah shalawat dan penghormatan tertinggi-Mu kepada junjungan dan pemimpin kami, Imam Mahdi yang dinanti – semoga shalawat dan salam Allah tercurah kepadanya dan kepada para leluhurnya yang suci – dan jadikanlah kami semua serta umat Islam termasuk dalam doa-doa suci dan terkabul dari beliau. Semarakkan dan hiasi dunia dengan kehadiran mulianya, sebagaimana Engkau telah menjanjikan. Hati kami dipenuhi dengan keyakinan akan janji yang pasti itu.

وَعَدَ اللهُ الَّذينَ آمَنوا مِنكُم وَ عَمِلُوا الصّالِحاتِ لَيَستَخلِفَنَّهُم فِي الأَرضِ كَما استَخلَفَ الَّذينَ مِن قَبلِهِم وَ لَيُمَكِّنَنَّ لَهُم دينَهُمُ الَّذِي ارتَضی لَهُم وَ لَيُبَدِّلَنَّهُم مِن بَعدِ خَوفِهِم أَمناً

Wassalamu ala Jami'i Ikwaninal Muslimin Warahmatullahi Wabarakatuh 

 

Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei

9 Dzulhijjah 1447/ 5 Khordad 1405 HS

 

4354450

captcha