IQNA

Momen Lamine Yamal Berdoa usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Viral

15:22 - July 20, 2026
Berita ID: 3483888
Momen pesepak bola
KOMPAS.com - Momen mengharukan terjadi setelah Timnas Spanyol memastikan diri menjadi juara Piala Dunia FIFA 2026. Di tengah euforia kemenangan, sorotan publik justru tertuju kepada Lamine Yamal, yang terlihat berlutut di lapangan dan memanjatkan doa sebagai ungkapan syukur.

Video singkat berdurasi sekitar 11 detik yang diunggah kanal YouTube NDTV Profit India berjudul "Lamine Yamal's Prayer After Winning FIFA World Cup Goes Viral" memperlihatkan pemain berusia 19 tahun itu menundukkan kepala dan berdoa sesaat setelah peluit panjang dibunyikan.

Aksi sederhana tersebut segera menjadi viral di berbagai platform media sosial. Banyak warganet menilai momen itu sebagai bentuk kerendahan hati seorang pesepak bola muda yang memilih bersyukur setelah mencapai puncak prestasi sepak bola dunia.

Momen Doa Lamine Yamal Jadi Perbincangan

Berlutut dan Menundukkan Kepala di Lapangan

Di tengah perayaan para pemain Spanyol, Lamine Yamal memilih mengambil beberapa saat untuk berlutut di atas lapangan sambil menundukkan kepala.

Momen tersebut terekam kamera dan kemudian menyebar luas melalui media sosial maupun kanal berita olahraga internasional.

Meski video itu tidak disertai penjelasan mengenai doa yang dipanjatkan, banyak penggemar menafsirkannya sebagai ungkapan rasa syukur atas keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia.

Ungkapan syukur melalui doa merupakan hal yang kerap dilakukan sejumlah atlet dari berbagai cabang olahraga setelah meraih kemenangan atau prestasi besar.

Mengapa Lamine Yamal Menjadi Sensasi Dunia?

Karier Melesat di Usia Sangat Muda

Perjalanan karier Yamal tergolong luar biasa.

Ia menjalani debut bersama Barcelona saat baru berusia 15 tahun 9 bulan 16 hari, sekaligus menjadi salah satu pemain termuda dalam sejarah klub.

Bersama Timnas Spanyol, Yamal juga mencatat berbagai rekor usia, termasuk menjadi pencetak gol termuda bagi La Roja.

Namanya semakin bersinar ketika membawa Spanyol menjuarai UEFA EURO 2024. Pada turnamen tersebut, ia mencetak gol spektakuler ke gawang Prancis di semifinal dan mengoleksi empat assist sehingga dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik.

Menurut FIFA, sebelum tampil di Piala Dunia 2026, Yamal telah:

·       * memainkan lebih dari 150 pertandingan bersama Barcelona;

·       *  mengoleksi sekitar 25 caps bersama Timnas Spanyol;

·       *  membantu Barcelona meraih tiga gelar kompetisi domestik;

·       *  finis di posisi kedua penghargaan The Best FIFA Football Awards 2025.

Wujud Syukur Setelah Meraih Prestasi

Momen Lamine Yamal berdoa setelah Spanyol menjadi juara dunia memperlihatkan sisi lain seorang atlet elite.

Di tengah sorotan kamera, pesta kemenangan, dan ribuan suporter yang merayakan gelar juara, Yamal memilih meluangkan waktu untuk menundukkan kepala di lapangan.

Gestur tersebut menuai banyak respons positif dari penggemar sepak bola yang melihatnya sebagai simbol rasa syukur atas pencapaian besar bersama negaranya.

Bagi banyak atlet, doa setelah pertandingan merupakan bentuk pengakuan bahwa keberhasilan tidak hanya lahir dari kerja keras, tetapi juga dipandang sebagai nikmat yang patut disyukuri sesuai keyakinan masing-masing.

Sumber:cahaya.kompas.com

Kunci-kunci: momen ، piala dunia ، spanyol
captcha