Menurut Iqna mengutip Bernama, Pameran Halal Internasional Malaysia MIHAS 2026 juga akan diadakan di Kuala Lumpur tahun ini dengan partisipasi ratusan perusahaan domestik dan asing.
Tahun ini, akan ada sejumlah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada peserta pameran terbaik. Pendaftaran untuk acara ini dibuka pada Juli 2026 dan akan berlanjut hingga 10 Agustus 2026. Penghargaan akan diberikan kepada peserta pameran MIHAS 2026 yang luar biasa yang menunjukkan prestasi luar biasa dalam pertumbuhan bisnis, keunggulan produk dan layanan, inovasi, keberlanjutan, dan transformasi digital, sekaligus berkontribusi pada kemajuan berkelanjutan industri halal global.
Tahun ini, 15 penghargaan akan diberikan dalam tiga kategori utama, yang mencerminkan komitmen MIHAS untuk mengakui kualitas di seluruh ekosistem bisnis halal yang terus berkembang: Penghargaan Inovasi, Keberlanjutan, dan Digitalisasi MIHAS.
Penghargaan ini diberikan kepada para aktivis yang telah berhasil memanfaatkan teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), blockchain, dan solusi digital lainnya untuk mendorong inovasi, keunggulan operasional, keberlanjutan, dan pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Selain itu, acara ini juga merayakan bisnis-bisnis baru yang dipimpin oleh perempuan di bidang produk, layanan dan inovasi, keberlanjutan, dan digitalisasi.
Dato' Seri Reezal Merican, Presiden Otoritas Perdagangan dan Industri Malaysia (MATRADE), mengatakan penghargaan ini terus memainkan peran penting dalam meningkatkan standar di industri halal dan mengakui perusahaan-perusahaan berpikiran maju yang membentuk masa depan perdagangan halal.
“Penghargaan MIHAS telah menjadi tanda keunggulan dalam industri halal global, yang mengakui bisnis-bisnis yang secara konsisten meningkatkan standar melalui inovasi, ketahanan, dan pertumbuhan berkelanjutan. Seiring dengan terus berkembangnya ekonomi halal di luar sektor tradisional, perusahaan harus merangkul inovasi, keberlanjutan, dan digitalisasi agar tetap kompetitif,” tambahnya.
Ia menambahkan: “Penghargaan tahun ini lebih menekankan pada bisnis yang siap menghadapi masa depan dan merangkul transformasi digital, keberlanjutan, dan teknologi baru untuk menciptakan nilai jangka panjang. Melalui Penghargaan MIHAS, kami berharap dapat mendorong lebih banyak perusahaan untuk berinovasi, bersaing secara global, dan berkontribusi pada pertumbuhan berkelanjutan ekonomi halal internasional”.
Untuk MIHAS Top Awards, perusahaan harus telah berpartisipasi dalam acara tersebut setidaknya tiga kali, sementara nominasi kategori Rising Star harus telah berpameran setidaknya sekali sebelumnya. Para pelamar WiEX Award harus memiliki stan di stan WiEX.
Setelah batas waktu pengajuan pada 10 Agustus 2026, aplikasi yang diajukan akan menjalani proses evaluasi komprehensif, dimulai dengan fase pra-evaluasi pada akhir Agustus, diikuti oleh sesi presentasi di hadapan juri independen pada awal September. Para pemenang akan diumumkan pada acara Penghargaan MIHAS 2026 resmi pada 26 September 2026.
Selain menerima pengakuan industri, para pemenang juga akan menikmati berbagai manfaat promosi dan branding yang dirancang untuk meningkatkan visibilitas mereka di pasar internasional. Ini termasuk bagian khusus di portal Kisah Sukses MATRADE, pencantuman gratis selama satu tahun di Direktori Merek Malaysia dan wawancara media, diskon 15% untuk penyewaan stan pameran MIHAS di masa mendatang, serta jaket korporat MIHAS eksklusif edisi ke-22.
Sebagai pameran perdagangan halal internasional terbesar di dunia, MIHAS terus berperan sebagai katalisator bagi pertumbuhan bisnis, inovasi, dan kemitraan lintas batas, menghubungkan bisnis dengan peluang di seluruh rantai nilai halal global. MATRADE mengundang semua peserta pameran yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan ini guna mendapatkan pengakuan internasional dan memamerkan pencapaian mereka di salah satu platform perdagangan halal paling berpengaruh di dunia.
Pameran Halal Malaysia akan diselenggarakan mulai tanggal 23 hingga 26 September 2026. (HRY)