Menurut Iqna mengutip gxpnews, perusahaan farmasi Rusia Geropharm telah menerima sertifikat halal untuk obat-obatan yang ditujukan untuk pengobatan diabetes tipe 2 dan pengelolaan berat badan. Dokumen tersebut dikeluarkan kepada perusahaan oleh Pusat Internasional untuk Standardisasi dan Sertifikasi Halal di bawah manajemen umat Muslim Federasi Rusia. Hasilnya, obat-obatan dari produsen tersebut menjadi obat kelas GLP-1 pertama di Rusia yang memenuhi standar Islam.
Sertifikasi halal diberikan kepada produk farmasi yang tidak mengandung zat terlarang, termasuk etanol, darah, sel dan jaringan babi, serta komponen yang berasal dari hewan yang tidak disembelih sesuai dengan hukum Islam. Produksi obat-obatan ini didasarkan pada metode sintesis peptida, yang sepenuhnya menghilangkan penggunaan bahan baku yang berasal dari hewan.
Islam adalah agama terbesar kedua di Federasi Rusia berdasarkan jumlah penganutnya. Bagi banyak pasien, keberadaan sertifikat halal menjadi faktor penentu dalam memilih pengobatan, memungkinkan dokter untuk meresepkan obat-obatan ini tanpa batasan-batasan mazhab tambahan.
Sebelumnya, pada tahun 2024, Geropharm menjadi perusahaan farmasi pertama di Rusia yang menerima sertifikasi halal untuk lini insulinnya. Pada saat itu, perusahaan menyatakan bahwa insulin modernnya bukan berasal dari hewan, melainkan disintesis menggunakan mikroorganisme, yang menghilangkan batasan agama yang terkait dengan penggunaan insulin babi di masa lalu.
Pusat Internasional untuk Standardisasi dan Sertifikasi Halal di bawah pengawasan Administrasi Spiritual Muslim Federasi Rusia adalah satu-satunya badan resmi di Rusia yang mensertifikasi kesesuaian produk dengan norma-norma Islam. (HRY)