Iqna: Muhammad Husain Saffar Herandi, Mentri Kebudayaan dan Penerangan Islam di saat mengunjungi stand-stand pameran menjawab pertanyaan kru Iqna tentang penilaian beliau atas penelitian dan tahqiq di bidang ilmu-ilmu Al Quran, mengatakan: seperti yang diperkirakan sebelumnya bagian penelitian dan tahqiq dari sisi jumlah refrensi yang bisa dikumpulkan adalah terbanyak. begitu pula kualitas penampilannya juga mengalami peningkatan dari sebelumnya, sehingga menjadi inspirasi dan ide bagi yang lainnya.
Beliau menambahkan, bahwa kegiatan yang dilakukan tahun ini dari berbagai stand dan acara jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. dan bagian penelitian dan tahqiq telah mendapatkan tempatnya yang sesuai.
Menjawab pertanyaan tentang pelaksanaan pameran yang akan berlangsung selama satu bulan akankah memberikan dampak dan pengaruhnya untuk menciptakan atmosfir Qurani di tengah masyarakat. beliau menjawab, bahwa saat ini adalah bulan Ramadhan yang memikiki kaitan erat dengan Firman Tuhan yang maha benar sejak dulu hingga akan datang. karenanya di tempat yang penuh dengan nilai-nilai spiritual ini masyarakat kita akan menemukan jawaban dari Al quran sendiri atas segala kebutuhan dan problema yang dihadapi dalam kehidupan.
Herandi lebih jelas menegaskan, bahwa pameran Al Quran tidak hanya sekedar kegiatan memamerkan sesuatu, namun juga akan memberikan makna tersendiri secara spiritual kepada para pengunjung.
Menurutnya, pameran Al Quran adalah bagian dari kegiatan Qurani di negara Iran yang akan meningkatkan wawasan masyarakat tentang Al Qruan dan intelektual mereka, karena pada pameran AL Quran ini ditampilkan hasil terbaru penelitian dan telaah para pakar di bidang ilmu-ilmu Al Quran.
Di akhir wawancaranya menteri kebudayaan dan penerangan Islam menyebutkan, bahwa isu persatuan dan kerukunan antar umat Islam dunia haruslah berporos pada Al Quran dan Ahlul Bayt, karena keduanya merupakan pemersatu yang tidak ada satupun yang lebih layak untuk menjadi pemersatu dari pada keduanya.
167056