Hurmatullah Khanegul Zadeh, pemilik webblog "Syiah Madzhab Terbaik" dalam wawancaranya dengan Iqna menyampaikan hal itu dan menambahkan, bahwa negara seharusnya tidak melakukan intervensi langsung pada dunia maya dan pembatasannya, namun biarkan lembaga keilmuan dan keagamaan seperti Hauzah dan Universitas yang melakukan hal itu.
Dirinya sebagai seorang yang aktif di dunia maya tidak setuju dengan intervensi negara secara langsung sebab yang memiliki kelayakan dan keahlian untuk mengurusi bidang ini adalah para intelektual dan ulama yang terwadahi di lembaga keilmuan dan keagamaan, biarlah mereka yang melakukan tugas mereka sesuai dengan keahliannya, tegasnya.
Menurutnya barometer yang dapat menjadi penentu dan pembatas antara yang benar dan salah adalah dua pusakan Nabi yang menjadi pegangan umat Islam yaitu Al Quran dan Ahlulbayt as.
Jika apa yang kita suguhkan kepada pembaca merupakan sesuatu yang sesuai dengan Al Quran dan hadits-Hadits Nabi dan Ahlul Bayt as maka pasti merupakan modal jitu dan efektif untuk memberikan petunjuk kepada yang membacanya, sebaliknya jika apa yang ktia suguhkan bertentangan denga keduanya, maka akan menyesatkan para pembacanyanya.
Berkenaan dengan banyaknya interpretasi atas teks yang berbeda-beda dan sebagian menganggapnya akibat perbedaan tempat dan zaman pembaca teks tersebut, ia menyebutkan, bahwa hal itu tidak benar, berbeda antara ruang dan waktu yang akan mempengaruhi obyek suatu hukum sehingga hukumnya juga berubah dengan bacaan yang berbeda. bacaan dan pemahaman yang berbeda tidak ada hubungannya dengan tempat dan waktu.
Begitu juga dengan apa yang disampaikan di dunia maya tidak ada bedanya secara esensi dengan yang ditulis oleh para ulama di kitab-kitab mereka, hanya saja cara dan metode penyampaian dunia maya meniscayakan sedikit perbedaan dengan cara dan metode penyampaian di kitab.
Banyaknya bermunculan webblog agama dan qurani menurutnya adalah hal yang positif, hanya saja perlu ditingkatkan isi dan muatannya, sehingga dapat menjadi media untuk menyebarkan ajaran agama dan madzhab.
Namun hingga saat ini pada dunia maya kita saksikan sebuah problem serius, yaitu kurangnya para ahli agama yang bisa mengontrol dan menuangkan ilmunya pada para pembaca, tambahnya dan Ia pun berharap mereka dapat memainkan perannya di dunia maya.
Webblog yang ditulis oleh beliau dapat Anda kunjungi di alamat ini :
http://shiashenasi.persiblog.com
185052