Iqna: Abu Ihsan Al Khaqani, Ketua Hubungan bidang Politik Majlis A’la Irak mengatakan hal itu dalam konfrensi pers yang diselenggarakan di sela-sela pelaksanaan Festifal Media Cetak Internasional ke XIV di Tehran.
Pada Konfrensi Pers yang diadakan di stand Surat Kabar Al Wifaq, beliau menegaskan, bahwa Amerika dan beberapa negara tetangga juga sangat memiliki peran besar dalam menciptakan berbagai konflik dalam negri dan konflik antar pengikut madzhab.
Namun menurutnya, saat ini situasi keamanan sudah mulai membaik, konflik hanya terjadi di beberapa tempat saja dan sangat berkurang jauh dari sebelum-belumnya. 9 propinsi telah merasakan keamanan secara sempurna.
Khaqani berpendapat pemerintah Irak dan Nuri Maliki sebagai Perdana mentri telah berhasil menciptakan keamanan di banyak kota khususnya Bagdad.
Pada saat itu Majid Ghamas Abu Arif, salah seorang anggota parlemen yang mewakili Majlis A’la menyampaikan harapannya untuk berdiri negara Irak dengan sisitem federal.
Menurutnya system federal adalah system yang telah disetujui dan disebutkan di dalam konstitusi Irak, karenanya Majlis Irak merupakan partai yang mendukung dengan jelas system tersebut.
Lebih lanjut Abu Arif menegaskan, bahwa system Federasi akan dapat memperkuat pemerintahan Irak. Bahkan sejak pemerintahan Saddam pun partainya telah mengusulkan system tersebut dengan syarat dilakukannya sebuah referendum terlebih dahulu dan tetap mempertahankan kesatuan Irak, tambahnya.
Sebagaimana system federal akan memberikan peran yang besar bagi setiap propinsi untuk mengatur dan membangun wilayahnya, tegasnya.
187364