Ayatullah Taskhiri:
Semua kaum muslimin di dunia hendaklah melakukan tugasnya untuk memberikan jawaban atas pelaku pelecehan terhdap Al Quran dan Nabi saw dengan melakukan boikot atas produk mereka, sehingga mereka sadar, bahwa mereka harus membayar mahal atas tindakan mereka tersebut.
Ayatullah Muhammad Ali Taskhiri, Ketua Asosiasi Internasional Pendekatan Madzhab-madzhab dalam Islam dalam wawancaranya dengan Iqna menyampaikan hal itu dan menambahkan, bahwa pada hari-hari ini kita menyaksikan di berbagai negara adanya pelaku pelecehan terhadap Nabi dan Al Quran dan pada saat yang sama kita menyaksikan tindakan teror dan kriminal yang sangat mengerikan di bumi terjajah Palestina.
Menurutnya kita harus mencari hubungan antara kedua masalah yang terjadi dalam waktu bersamaan di tempat yang berbeda yang merupakan lahan serangan budaya dan militer imprealisme internasional.
Ayatullah Taskhiri juga menegaskan, bahwa kerjasama yang erat antara imprealisme internasional dan musuh-musuh Islam dalam hal ini membenarkan firman Allah SWT yang menjelaskan, bahwa orang-orang kafir itu sebagiannya merupakan penolong sebagian lainnya …
Ketua Asosiasi internasional Pendekatan antar Madzhab dalam Islam menambahkan, bahwa di saat semua kekuatan mereka bersatu, maka kalian kaum muslimin dunia seharusnya juga menyatukan barisan dengan penuh keimanan dan keikhlasan untuk mengambil sikap yang sama menghadapi tantangan besar ini.
Beliau menekankan, bahwa di kelanjutan ayat yang disebutkan sebelumnya Allah menegaskan, bahwa jika kaum muslimin tidak mengambil sikap yang sama, maka akan terjadi fitnah dan kerusakan yang lebih besar.
Sudah menjadi keniscayaan untuk mengambil sikap yang sama dalam melawan mereka kaum muslimin dunia haruslah bersatu dan mempererat hubungan satu dengan lain sehingga mampu untuk mengalahkan kekuatan bersama para musuh Allah tersebut, tegasnya.
Kita haruslah menjadikan ancaman ini sebagai sebuah kesempatan untuk lebih merapatkan barisan dan menggalang persatuan dan persaudaraan di antara kita kaum muslimin, tambahnya.
Di saat ditanya tentang tugas para pakar agama Islam dan Yayasan keagamaan di dunia menghadapi tantangan besar ini, beliau menjawab, bahwa mereka memiliki dua tugas, yang pertama pencerahan masyarakat Islam, sehingga mereka mengetahui siapa musuh sejati mereka dan usaha yang mereka lakukan untuk menghancurkan Islam dan budayanya dan yang kedua adalah memberikan penjelasan tentang keagungan Al Quran, Nabi besar Muhammad saw dan Islam.
Selain itu kata beliau kaum muslimin haruslah memboikot pelaku pelecehan tersebut, sehingga mereka mengetahui harga mahal yang harus mereka bayar. Dan pada saat yang sama mereka tidak menganggap kita kaum muslimin adalah umat yang semakin hari semakin melemah.
230493