Ayatullah Imam Ali Khamenei:
Keadilan Sosial, Melawan Korupsi, Kerakyatan Religius, Tidak Memaksakan Pendapat Pribadi, partai, negara dan lainnya kepada masayarakat serta memberikan kebebasan memilih bagi rakyat didalam koridor aturan Islam merupakan dasar-dasar dan nilai-nilai Revolusi Islam.
Iqna: Pemimpin Spiritual tertinggi Republik Islam Iran, Ayatullah Imam Ali Khamenei pada hari ini dalam pertemuannya dengan ribuan masayarakat Iran dari berbagai lapisan mengatakan, bahwa pemilu yang akan diselenggarakan pada hari Jumat lusa merupakan sebuah ujian nasional untuk menentukan kekuatan dan kemulian rakyat dan sistem pemerintahan Islam.
Beliau juga menegaskan, bahwa masyarakat iran sekali lagi akan melaksanakan kewajiban politik-religius nya dengan menghadiri tempat-tempat pemilihan untuk menanamkan rasa putus asa kepada para imprealisme internasional, khususnya Amerika.
Beliau menambahkan, bahwa rakyat Iran dengan memilih para wakilnya yang baik, agamis, jujur dan memperjuangkan terealisasinya keadilan sosial, anti korupsi, memihak rakyat papa dan miskin, memperjuangkan kepentingan nasional dan memiliki sikap yang jelas dengan para musuh maka kita akan memiliki sebuah parelemen yang kuat dan berdiri kokoh di atas nilai-nilai Islam dan akan bermanfaat besar bagi negara dan rakyat.
Berkenaan dengan ketidakrelaan Amerika atas kehadiran para pemilih di kotak-kotak pemilu, Imam Ali Khamenei menegaskan, bahwa memang mereka (para musuh) memahami dengan benar bahwa bangsa Iran adalah bangsa yang selalu hadir dalam setiap kesempatan untuk menunjukkan kemulian dan kejayaan negara dan bangsanya, sementara para musuh tidak menginginkan hal itu.
Sang Ayatullah juga menyebutkan, bahwa apa yang disampaikan oleh para petinggi Amerika dengan beralasan dikeluarkannya resolusi terakhir DK Keamanan PBB agar rakyat Iran tidak ikut serta dalam pemilu yang akan datang, sungguh hal yang sangat aneh. bagaimana negara yang mengklaim dirinya paling demokrasi dan akan menegakkan pilar-pilar demokrasi malah mencegah rakyat lain untuk ikut pemilu?
Jawabannya tiada lain karena memang mereka tidak menginginkan sistem pemerintahan Islam yang diperjuangkan oleh rakyat iran, tegasnya.
namun rakyat Iran akan membuktikan kepada mereka, bahwa apa yang mereka harapkan akan sia-sia, sebab rakyat Iran akan datang berbondong-bondong untuk memenuhi tempat-tempat pemilihan, tambahnya.
Khamenei juga menyebutkan, bahwa isu lain yang mereka angkat untuk membangun imej dalam rangka melemahkan pemerintahan Islam di Iran adalah tidak berfungsinya parlemen dan bahwa mereka tidak memberikan kontribusi apa-apa kepada rakyat dan negara.
Begitu juga mereka selalu mengatakan, bahwa pemilu di Iran tidak bersih dari kecurangan, namun saya ingin mengatakan, bahwa semua pemilu yang telah dilakukan dan yang akan dilakukan adalah pemilu yang bersih dari berbagai kecurangan dan rakyat kita akan membuktikan hal itu.
Imam Ali Khamenei menegaskan, bahwa Keadilan Sosial, Melawan Korupsi, Kerakyatan Religius, Tidak Memaksakan Pendapat Pribadi, partai, negara dan lainnya kepada masayarakat serta memberikan kebebasan memilih bagi rakyat didalam koridor aturan Islam merupakan dasar-dasar dan nilai-nilai Revolusi Islam.
Menurut beliau datang saja ke kotak pemilu akan dicatat sebagai pahala di sisi Allah, apalagi jika pilihannya jatuh kepada yang pilihan orang yang benar, maka pastilah pahalnya berlipatganda, tegasnya.
Imam Ali Khamenei dalam kesempatan itu juga menyampaikan ucapan selamat atas datangnya bulan Rabiul Awal, bulan kelahiran Nabi besar Muhammad saw, dengan harapan kaum muslimin bisa meneladani beliau dalam ucapan dan praktik kesehariannya.
selain itu beliaupun juga mengecam apa yang dilakukan oleh zionisme Israel di Jalur Gaza kepada rakyat tak berdosa Palestina.
Seharusnya siapa saja yang menyaksikan hal itu akan menjadikan Israel sebagai musuh bersama dan musuh kemanusiaan, tambahnya.
232841