IQNA

Persatuan dan Prasangka Baik adalah Modal untuk Mendapatkan Bantuan dan Bimbingan Tuhan

8:49 - May 12, 2008
Berita ID: 1651141
Ayatullah Ali Khamenei: Persatuan dan prasangka baik adalah modal untuk mendapatkan bantuan dan bimbingan Allah dalam rangka menyelesaikan berbagai problema
Iqna: Pemimpin Spiritual Tertinggi Republik Islam Iran, Imam Ali Khamenei menyampaikan hal itu pada taushiyahnya yang disampaikan di hadapan puluhan ribu masyarakat Kozrun, Iran. Selain itu beliau menegaskan, bahwa seluruh pejabat pemerintah dan rakyat dalam seluruh lapisannya harus mempererat jalinan persatuan dan kesatuan dalam rangka membangun bangsa dan Negara serta merubahnya menjadi sebuah bangsa dan Negara Islami yang dapat diteladani oleh seluruh bangsa dan Negara di dunia. Imam Ali Khamenei berkenaan dengan identitas bangsa Iran setelah kemenangan revolusi Islam adalah bangsa yang memperjuangkan penegakan nilai-nilai keislaman. Dan Alhamdulillah setelah berlalu tiga puluh tahun banyak harapan dan kemajuan yang diraih. Ini pulalah yang menjadikan musuh selalu melakukan berbagai tindakan permusuhan terhadap bangsa ini. Menurutnya, pihak-pihak yang selalu menyampaikan hal-hal yang berindikasi pesimistis dan menumbuhkan jiwa pesimistis sangatlah tidak beralasan dan tidak bisa diterima. Sebab utama kekhawatiran para kanal imprealisme internasional atas kemajuan bangsa Iran adalah tersebarnya kesadaran global masyarakat dunia Islam, karena itu mereka selalu berupaya melancarkan berbagai konspirasi untuk menggagalkan kemajuan kita. Oleh sebab itu kita harus selalu sadar, cerdas dan waspada atas peran yang dimainkan oleh musuh-musuh kita di lapangan, tegasnya. Keberadaan pribadi-pribadi yang intelek, cerdas dan penuh kesadaran di antara para ulama, akademisi dan kehadiran para generasi muda yang penuh semangat dan siap untuk memberikan kontribusinya di bidang perkembangan ilmu pengetahuan juga merupakan keistemewaan bangsa ini, tambahnya. Khamenei juga mengingatkan, bahwa para musuh selalu berusaha untuk menumbuhkan benih-benih perpecahan di kalangan masyarakat Iran, baik yang muncul dari perbedaan pandangan di bidang politik, agama ataupun lainnya. Mereka juga berusaha untuk menarik para pemuda kita untuk menghabiskan waktu mudanya dalam pekerjaan main-main dan sia-sia sehingga semakin jauh dari nilai-nilai keutamaan. Namun dengan kesadaran, persatuan dan kerja keras semua upaya mereka akan gagal dan Tuhan akan membantu kita memenangkan kita atas mereka, tegasnya. Dalam kesempatan itu beliau juga menyebutkan, bahwa di antara bantuan Tuhan kepada kita adalah adanya berbagai problema yang dihadapi oleh musuh Iran, yaitu Amerika serta berbagai kegagalan yang mereka dapatkan di Palestina, Irak, Afganistan dan Lebanon. Masyarakat dunia baik yang di dalam negri Amerika atau di luar negri juga melancarkan berbagai protes dan ketidaksetujuaannya atas invasi militer yang mereka lakukan di Irak. Sebagai bukti atas hal itu kita saksikan, bahwa orang-orang republik pun dalam rangka menarik suara rakyat Amerika “terpaksa” harus memperjelas tujuan asli melakukan invasi ke Irak adalah dalam rangka menguasai minyak Irak, khususnya dan Timur Tingah pada umumnya. Ini adalah bukti lain dari kegagalan Amerika, tambahnya. Namun yang mengherankan menurut beliau, adalah di dalam kondisi kegagalan dan kelemahan seperti itu Negara yang mengklaim dirinya sebagai ‘super power’ ini masih tetap menggunakan bahasa ancaman untuk menakut-nakuti bangsa lain. Karena itu bangsa Iran tidak akan pernah takut akan ancaman mereka dan kekuatan lainnya. Bahkan, menurutnya, alih-alih bangsa kami akan takut dan berpangku tangan, namun kami akan hadapi dengan penuh kepercayaan pada kekuatan dan kemampuan diri dan akan memacu untuk lebih mempererat persatuan dan kesatuan di antara para pemegang kekuasaan dan keputusan serta seluruh elemen rakyat dan bangsa Iran, sehingga kita akan lebih kuat dan lebih bersatu dari sebelum-sebelumnya. Imam Ali Khamenei kemudian mengingatkan, bahwa seluruh upaya memecah-belah dan mengangkat isu perbedaan pendapat tidak akan membawa kemaslahatan bagi Negara dan bangsa. Selain itu beliau menegaskan, bahwa pemerintah barada dalam kesiapan yang sempurna untuk memberikan pelayanan dan kontribusinya demi kesejahteraan bersama. Demi kemajuan Iran tidak ada jalan lain bagi kita selain berpegangteguh dengan ajaran Islam, tambahnya. 247771
captcha