IQNA mengutip dari surat kabar “Kuweit Times”: Bahwa gerakan Islam Palestina Barat kota Yerusalem mengumumkan tindakan keji tersebut.
Muhammad Abu Atho’: salah seorang anggota lembaga Al Aqsho yang memprakarsai terbentuknya lembaga untuk orang –orang Palestina yang terjajah, mengumumkan: bahwa tentara Israel memasuki pemakaman ini pada pertengahan malam dan menghancurkan sekitar 200 kuburan.
Beliau menambahkan: Pada pagi hari, hari ini setelah ditolaknya permohonan untuk menghentikan tindakan pengrusakan makam ini, merekapun kembali kepemakaman dan merusak makam lebih banyak.
Abu Atho’ berkata: Israel tidak suka, jika kaum muslimin membangun pemakaman orang yang telah meninggalkan mereka, oleh karenanya mereka melakukan tindakan penghancuran.
Beliau melanjutkan: pemakaman ini terletak disebuah tempat yang rencananya ditempat tersebut akan dibangun museum “Tasamuh” oleh kelompok hak asasi manusia Yahudi yang bertempat di Amerika.
631231